Siapakah Bapak Komunis di Dunia? Begini Kisah Lengkapnya
Kamis, 10 November 2022 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Marx semakin semangat untuk terlibat politik pada 1836. Lima tahun kemudian, Marx menerima gelar doktornya dari Universitas Jena.
Baca juga: Aduh, Raja Inggris Charles Dilempari Telur oleh Demonstran
Kegiatan mengkritik terkait ekonomi ini mencegah Marx untuk menjabat posisi dosen. Hingga akhirnya pada 1842, Marx bekerja di surat kabar liberal di Cologne, Jerman sebagai jurnalis.
Pada Maret 1843, ia mengundurkan diri dari surat kabar tersebut. Kemudian pada Juni 1843, Marx menikah dengan Jenny Von Westphalen dan keduanya pindah ke Paris pada Oktober di tahun yang sama.
Saat di Paris, Marx bertemu Arnold Ruge. Keduanya lalu mendirikan jurnal politik berjudul Deutsch Franzosische Jahrbucher.
Kemudian Max bertemu Friedrich Engels di tahun 1844. Pertemuan keduanya telah menyatukan mereka sebagai kolaborator.
Mereka pun menulis kritik terhadap filosof Bruno Baurer, tokoh Hegelian Muda serta teman Marx ketika kuliah di Universitas Berlin.
Baca juga: Aduh, Raja Inggris Charles Dilempari Telur oleh Demonstran
Kegiatan mengkritik terkait ekonomi ini mencegah Marx untuk menjabat posisi dosen. Hingga akhirnya pada 1842, Marx bekerja di surat kabar liberal di Cologne, Jerman sebagai jurnalis.
Pada Maret 1843, ia mengundurkan diri dari surat kabar tersebut. Kemudian pada Juni 1843, Marx menikah dengan Jenny Von Westphalen dan keduanya pindah ke Paris pada Oktober di tahun yang sama.
Saat di Paris, Marx bertemu Arnold Ruge. Keduanya lalu mendirikan jurnal politik berjudul Deutsch Franzosische Jahrbucher.
Kemudian Max bertemu Friedrich Engels di tahun 1844. Pertemuan keduanya telah menyatukan mereka sebagai kolaborator.
Mereka pun menulis kritik terhadap filosof Bruno Baurer, tokoh Hegelian Muda serta teman Marx ketika kuliah di Universitas Berlin.
Lihat Juga :