Permaisuri ISIS yang Siksa Anak-anaknya untuk Kepuasan Seks Dipenjara 20 Tahun
Kamis, 03 November 2022 - 13:59 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan ibunya membiarkan pelecehannya untuk mendapatkan lebih banyak kekuasaan di ISIS.
Dalam sebuah surat, putra Fluke-Ekren mengatakan kepada hakim: "Ibu saya adalah monster yang suka menyiksa anak-anak untuk kesenangan seksual. Ibu saya adalah monster yang sangat ahli dalam memanipulasi dan mengendalikan emosinya untuk keuntungannya.
"Ibu saya adalah monster tanpa cinta untuk anak-anaknya, tanpa alasan untuk tindakannya."
Fluke-Ekren ditangkap di Suriah awal tahun ini sebelum dipindahkan ke tahanan AS.
Menurut dokumen pengadilan, mantan guru, yang juga menggunakan nama Umm Mohammed al-Amriki, pindah ke Suriah pada 2012 dan menikah dengan seorang pemimpin ISIS yang terkenal.
“Tindakan Fluke-Ekren yang terkait dengan ISIS termasuk, tetapi tidak terbatas pada, perencanaan dan perekrutan operator untuk kemungkinan serangan di masa depan di kampus perguruan tinggi di Amerika Serikat dan menjabat sebagai pemimpin yang ditunjuk dan penyelenggara batalion militer ISIS yang berlokasi di Suriah, yang dikenal sebagai Khatiba Nusaybah, untuk melatih perempuan tentang penggunaan senapan serbu AK-47 otomatis, granat, dan sabuk bom bunuh diri," bunyi dokumen pengadilan yang diajukan pada Januari.
Jaksa mengatakan dia memberikan layanan kepada anggota ISIS, termasuk penginapan, menerjemahkan pidato yang dibuat oleh para pemimpin ISIS, mengajar doktrin ekstremis ISIS dan melatih anak-anak untuk membunuh.
Dalam sebuah surat, putra Fluke-Ekren mengatakan kepada hakim: "Ibu saya adalah monster yang suka menyiksa anak-anak untuk kesenangan seksual. Ibu saya adalah monster yang sangat ahli dalam memanipulasi dan mengendalikan emosinya untuk keuntungannya.
"Ibu saya adalah monster tanpa cinta untuk anak-anaknya, tanpa alasan untuk tindakannya."
Fluke-Ekren ditangkap di Suriah awal tahun ini sebelum dipindahkan ke tahanan AS.
Menurut dokumen pengadilan, mantan guru, yang juga menggunakan nama Umm Mohammed al-Amriki, pindah ke Suriah pada 2012 dan menikah dengan seorang pemimpin ISIS yang terkenal.
“Tindakan Fluke-Ekren yang terkait dengan ISIS termasuk, tetapi tidak terbatas pada, perencanaan dan perekrutan operator untuk kemungkinan serangan di masa depan di kampus perguruan tinggi di Amerika Serikat dan menjabat sebagai pemimpin yang ditunjuk dan penyelenggara batalion militer ISIS yang berlokasi di Suriah, yang dikenal sebagai Khatiba Nusaybah, untuk melatih perempuan tentang penggunaan senapan serbu AK-47 otomatis, granat, dan sabuk bom bunuh diri," bunyi dokumen pengadilan yang diajukan pada Januari.
Jaksa mengatakan dia memberikan layanan kepada anggota ISIS, termasuk penginapan, menerjemahkan pidato yang dibuat oleh para pemimpin ISIS, mengajar doktrin ekstremis ISIS dan melatih anak-anak untuk membunuh.
(min)
Lihat Juga :