Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF

Senin, 25 Mei 2026 - 08:11 WIB
loading...
Inilah Aktivis Australia...
Juliet Lamont, aktivis Global Sumud Flotilla asal Australia yang mengalami pelecehan seksual oleh pasukan Israel. Foto/Roya News
A A A
MELBOURNE - Juliet Lamont nama aktivis perempuan asal Australia ini. Dia adalah salah satu aktivis yang mengalami pelecehan seksual oleh pasukan Israel ketika diculik dari kapalnya yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF).

Lamont, yang juga dikenal sebagai pembuat film, mengatakan bahwa dia dipukuli dan dilecehkan secara seksual oleh lima pria saat ditahan di atas kapal Israel yang dia gambarkan sebagai "kapal penjara".

Baca Juga: Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla

Lamont menyampaikan pernyataan tersebut saat tiba di Bandara Istanbul pekan lalu, masih mengenakan pakaian olahraga abu-abu yang dikeluarkan oleh Dinas Penjara Israel.

Lamont termasuk di antara sekitar 428 aktivis dari lebih dari 40 negara yang berpartisipasi dalam GSF, sebuah misi kemanusiaan yang bertujuan untuk menantang blokade Angkatan Laut Israel terhadap Gaza dan memberikan bantuan.

Pasukan Israel mencegat armada tersebut di perairan internasional sekitar tanggal 18 Mei, menahan para peserta sebelum kemudian dideportasi.

Berbicara kepada para jurnalis, Lamont mengatakan bahwa sekitar 180 tahanan di satu kapal mengalami kekerasan sistematis.

Dia melaporkan bahwa puluhan orang mengalami patah tulang, sementara yang lain dikenai sengatan listrik, dibius dengan zat yang tidak diketahui, dan mengalami pelecehan seksual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved