Permaisuri ISIS yang Siksa Anak-anaknya untuk Kepuasan Seks Dipenjara 20 Tahun

Kamis, 03 November 2022 - 13:59 WIB
loading...
A A A
Selama sidang vonis, pengadilan mendengar laporan mengerikan dari anak-anaknya sendiri, yang menggambarkannya sebagai "monster" yang menyiksa mereka untuk kesenangan seksual.

Jaksa Raj Parekh menyebut Fluke-Ekren sebagai "Permaisuri ISIS" yang mencuci otak gadis-gadis muda dan melatih mereka untuk membunuh.

“Dia menjadi visioner yang menyesatkan untuk ISIS,” katanya kepada hakim pengadilan bahwa dia memiliki misi untuk menciptakan batalion yang semuanya perempuan, seperti dikutip The Mirror, Kamis (3/11/2022).

"Dia tertarik pada kematian dan kehancuran," kata jaksa.

Parekh juga mengatakan bahwa Fluke-Ekren telah berulang kali berbohong kepada pemerintah AS dan menolak untuk bekerja sama, dengan mengatakan bahwa dia bisa menjadi "tambang emas intelijen".

Salah satu putrinya, Leyla Ekren, yang membantu pemerintah AS dalam kasusnya melawan ibunya, bersaksi bahwa ibunya telah melecehkan dia dan saudara-saudaranya sebagai "budak seks".

“Ingat seperti apa Anda pada usia 10 atau 15 tahun,” kata Ekren, mengatakan kepada hakim bahwa dia diberikan sebagai pengantin untuk seorang milisi ISIS, yang dia sebut beberapa kali sebagai “pemerkosa saya”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved