Serangan Udara Saat Konser Musik di Myanmar Tewaskan 30 Orang

Selasa, 25 Oktober 2022 - 05:00 WIB
loading...
Serangan Udara Saat...
Serangan Udara Saat Konser Musik di Myanmar Tewaskan 30 Orang
A A A
NAYPYIDAW - Sedikitnya 30 orang tewas dalam serangan udara selama konser yang diadakan oleh kelompok etnis minoritas Myanmar yang berkonflik dengan militer yang berkuasa. Hal itu diungkapkan kelompok oposisi, warga, dan media, Senin (24/10/2022).

Serangan udara pada Minggu (23/10/2022) malam di negara bagian utara Kachin, yang militer belum mengkonfirmasi terjadi, menewaskan warga sipil, penyanyi lokal terkemuka, dan perwira Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA), media melaporkan. Mengutip sejumlah saksi, serangan udara itu dilakukan oleh tiga jet.

Baca: Demi Pengakuan, Israel Dukung Militer Myanmar dalam Genosida Muslim Rohingya

Seorang juru bicara junta tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar dan Reuters tidak dapat segera memverifikasi rincian laporan, yang mengatakan serangan itu terjadi di wilayah A Nang Pa di kotapraja Hpakant.

Juru bicara KIA Naw Bu mengatakan, serangan itu menargetkan perayaan ulang tahun ke-62 pembentukan sayap politik tentara Kachin, Organisasi Kemerdekaan Kachin (KIO).

"Serangan udara itu disengaja. KIA/KIO mengutuk keras ini. Ini tindakan yang sangat jahat yang juga dapat dianggap sebagai kejahatan perang," katanya melalui telepon. Ia menambahkan bahwa organisasinya belum dapat mengkonfirmasi jumlah korban tewas.

Sejak kudeta, konflik terbuka telah kembali antara tentara Myanmar dan saingan beratnya, KIA, yang telah berjuang untuk otonomi yang lebih besar bagi rakyat Kachin selama enam dekade dan telah menyuarakan dukungan untuk perlawanan anti-junta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
Serangan Udara Israel...
Serangan Udara Israel Gempur Warga Iran saat Pawai Hari al-Quds
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Terbuka untuk Dialog setelah Pakistan Bom Kota-kota Besar
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Keji! Israel Bunuh Kiper...
Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina
Rekomendasi
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Aldi Taher Semprot Baskara...
Aldi Taher Semprot Baskara Putra usai Sebut Kameramen 'Tolol', Tantang Debat Terbuka
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved