Demi Pengakuan, Israel Dukung Militer Myanmar dalam Genosida Muslim Rohingya

Selasa, 11 Oktober 2022 - 09:01 WIB
loading...
Demi Pengakuan, Israel...
Pengungsi Rohingya melintasi perbatasan dari Myanmar dua hari sebelumnya, berjalan setelah mendapat izin dari tentara Bangladesh untuk melanjutkan ke kamp pengungsi di Palang Khali, dekat Coxs Bazar, Bangladesh, 19 Oktober 2017. Foto/REUTERS/Jorge Silva
A A A
TEL AVIV - Dokumen Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel yang baru-baru ini dideklasifikasi mengungkapkan hubungan militer Israel yang mendalam dengan Burma, yang sekarang dikenal sebagai Myanmar.

Dokumen itu mengungkap peran signifikan Israel dalam pembantaian brutal terhadap Muslim Rohingya.

Menurut laporan yang diterbitkan Haaretz pada 6 Oktober, dokumen setebal 25.000 halaman merinci bagaimana rezim Israel mempersenjatai dan melatih tentara Myanmar, dari tahun 1950-an hingga awal 1980-an.

Sejak berakhirnya kekuasaan Inggris di Myanmar pada 1948, berbagai bagian negara itu telah diguncang perang saudara yang tiada henti.

Baca juga: Anggota Kongres: AS Tidak Berutang Sial kepada Zelensky

Meskipun pihak berwenang Israel sangat menyadari situasi tersebut, rezim Zionis menganggap perang saudara yang mematikan di Burma sebagai "peluang emas" untuk meningkatkan penjualan senjatanya ke Myanmar.

Pesan yang dikirim ke Perdana Menteri Israel David Ben-Gurion, dari Kementerian Luar Negeri pada September 1952 menyatakan perang saudara di Burma telah merenggut 30.000 korban hingga saat ini dan "55 persen dari anggaran negara dialokasikan hingga hari ini untuk tujuan pertahanan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved