Jepang Ingin Kerahkan Drone Kamikaze untuk Cegah Invasi

Senin, 17 Oktober 2022 - 14:35 WIB
loading...
Jepang Ingin Kerahkan...
Marinir AS meluncurkan drone Switchblade 300 selama pelatihan pada September 2021 di California. Foto/Korps Marinir AS/Alexis Moradian
A A A
TOKYO - Militer Jepang menyusun rencana menggunakan drone kamikaze untuk menyerang pasukan pendaratan dan kapal musuh jika ada invasi ke wilayah terpencil negara itu, seperti Kepulauan Nansei.

Rencana itu diungkap dalam laporan media lokal. “Awalnya, militer ingin mengerahkan sejumlah terbatas jenis amunisi Amerika Serikat (AS) dan amunisi buatan asing lainnya yang tidak ditentukan, sampai industri pertahanan Jepang menemukan alternatif domestik yang layak,” ungkap laporan Japan Times pada Minggu.

Kantor berita Jepang Jiji menulis bahwa pada 2025, militer berharap mengerahkan “beberapa ratus” senjata semacam itu untuk meningkatkan pertahanan Kepulauan Nansei dan daerah terpencil lainnya.

Baca juga: Xi Jinping Isyaratkan Dapat Serang Taiwan, Partai Komunis China Tepuk Tangan

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang memasukkan kemampuan serangan drone dalam permintaan anggaran 2023, yang terbesar dalam sejarah negara itu.

Meski demikian, berapa banyak uang yang sebenarnya akan dialokasikan belum diputuskan.

Langkah baru itu tampaknya ditujukan ke Beijing, karena laporan media Jepang secara khusus mencatat bahwa China telah mengembangkan dan menempatkan drone serang untuk "penggunaan praktis," sambil "memperluas kegiatannya" di sekitar pulau-pulau barat daya Jepang.

Berbagai jenis amunisi berkeliaran, umumnya dikenal sebagai drone “kamikaze” atau “bunuh diri” telah banyak digunakan dalam konflik Rusia-Ukraina yang sedang berlangsung.

Washington telah memberi Ukraina ratusan drone kamikaze taktis Switchblade, serta model Phoenix Ghost, yang dapat dikembangkan sesuai spesifikasi Kiev dalam waktu singkat.

Pasukan Rusia juga telah menggunakan beberapa jenis drone kamikaze, terutama dalam serangan besar-besaran di situs infrastruktur utama pekan lalu.

Pada akhir Agustus, Kementerian Pertahanan Jepang meminta pemerintah menyetujui rekor anggaran 5,59 triliun yen (USD37,6 miliar) untuk tahun fiskal berikutnya.

Anggaran pertahanan itu terkait kekhawatiran tentang dugaan ancaman yang ditimbulkan China dan Korea Utara.

Jepang juga mengklaim bahwa Beijing “terus mengancam untuk menggunakan kekuatan untuk secara sepihak mengubah status quo dan memperdalam aliansinya dengan Rusia.”

“Peningkatan anggaran akan digunakan untuk produksi massal rudal jelajah yang diluncurkan di darat, serta meningkatkan jangkauan rudal Tipe 12,” papar Kemhan Jepang.

Kemhan Jepang menambahkan mereka juga akan berusaha mengembangkan proyektil hipersonik.

Meskipun para pejabat tidak menawarkan spesifikasi yang direncanakan untuk senjata baru itu, mereka mengatakan kemungkinan akan mencapai daratan China jika ditempatkan di rantai pulau Okinawa Jepang.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved