Prancis Akan Latih 2.000 Tentara Ukraina, Termasuk Cara Gunakan Howitzer
Minggu, 16 Oktober 2022 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga berjanji bahwa Prancis akan menyediakan rudal anti-udara jarak pendek Crotale, yang digunakan untuk mencegat rudal dan pesawat terbang rendah.
Baca: Prancis Tak Akan Balas dengan Senjata Nuklir Jika Rusia Menggunakannya di Ukraina
"Jumlah (Crotales) sedang ditentukan dengan Ukraina, tetapi akan signifikan untuk memungkinkan mereka mempertahankan langit mereka," kata Lecornu. “Tujuannya adalah untuk menyelesaikan pengiriman Crotales "dalam waktu dua bulan," lanjutnya.
Sebelumnya, Macron mengatakan pada hari Rabu, bahwa Prancis akan mengirimkan radar dan sistem pertahanan udara ke Ukraina dalam beberapa minggu mendatang, khususnya untuk membantu Ukraina memprotes dirinya dari serangan pesawat tak berawak dan rudal.
Paris sebelumnya telah memasok rudal anti-pesawat peluncur bahu Mistral ke Ukraina. Kementerian pertahanan Ukraina memposting video di media sosial awal pekan ini yang bertujuan memberi Prancis dorongan lembut untuk "memenangkan hati kita" melalui pasokan senjata setelah berulang kali dikritik bahwa Paris belum berbuat cukup.
Baca: Prancis Tak Akan Balas dengan Senjata Nuklir Jika Rusia Menggunakannya di Ukraina
"Jumlah (Crotales) sedang ditentukan dengan Ukraina, tetapi akan signifikan untuk memungkinkan mereka mempertahankan langit mereka," kata Lecornu. “Tujuannya adalah untuk menyelesaikan pengiriman Crotales "dalam waktu dua bulan," lanjutnya.
Sebelumnya, Macron mengatakan pada hari Rabu, bahwa Prancis akan mengirimkan radar dan sistem pertahanan udara ke Ukraina dalam beberapa minggu mendatang, khususnya untuk membantu Ukraina memprotes dirinya dari serangan pesawat tak berawak dan rudal.
Paris sebelumnya telah memasok rudal anti-pesawat peluncur bahu Mistral ke Ukraina. Kementerian pertahanan Ukraina memposting video di media sosial awal pekan ini yang bertujuan memberi Prancis dorongan lembut untuk "memenangkan hati kita" melalui pasokan senjata setelah berulang kali dikritik bahwa Paris belum berbuat cukup.
(esn)
Lihat Juga :