Barat Membuat Rencana Redam Kepanikan Jika Rusia Mengebom Nuklir Ukraina

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:07 WIB
loading...
Barat Membuat Rencana...
Tsar Bomba, bom nuklir terbesar sejagat yang diledakkan Uni Soviet 30 Oktober 1961. Barat sedang membuat perencanaan untuk meredam kepanikan jika Rusia mengebom nuklir Ukraina. Foto/National Interest
A A A
LONDON - Para pejabat Barat terlibat dalam “perencanaan yang bijaksana” di belakang layar untuk mencegah kekacauan dan kepanikan di negara asal mereka jika Rusia meledakkan bom nuklir di atau dekat Ukraina .

Meskipun krisis nuklir dianggap sangat tidak mungkin, orang internal dari pembuat perencanaan itu mengatakan para pejabat internasional sedang memeriksa kembali rencana untuk memberikan dukungan darurat dan jaminan kepada populasi yang takut akan eskalasi nuklir.

Petunjuk pemikiran muncul dalam briefing oleh seorang pejabat pada hari Jumat, yang ditanya apakah akan ada langkah-langkah untuk mencegah panic buying atau orang-orang yang melarikan diri dari kota secara massal karena takut eskalasi setelah peristiwa nuklir.

"Pemerintah terlibat dalam perencanaan bijaksana untuk berbagai skenario yang mungkin," kata seorang pejabat Barat, yang berbicara dengan syarat anonim, meskipun dia menekankan bahwa setiap penggunaan senjata nuklir oleh Rusia dalam perang akan menjijikkan.

Baca juga: Lukashenko Peringatkan Bahayanya Nuklir Putin, Bisa Sebabkan Kiamat

Kampanye informasi publik dan bahkan latihan sekolah tentang bagaimana bertahan dari perang nuklir adalah fitur dari Perang Dingin, termasuk "Duck and Cover Campaign" di Amerika Serikat pada 1950-an, "Protect and Survive" di Inggris pada akhir 1970-an dan “Everyone Has A Chance" di Jerman Barat pada awal 1960-an.

Kampanye-kampanye ini menjadi sasaran kritik dan parodi yang cukup besar atas saran mereka bahwa kemungkinan untuk bertahan dari konflik nuklir habis-habisan, meskipun dalam kasus ini fokusnya seharusnya pada mencegah kepanikan publik atas ketakutan akan eskalasi nuklir yang tidak terkendali yang akan menyebabkan kota-kota besar menjadi sasaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Cara Mengatasi Morning...
Cara Mengatasi Morning Sickness agar Ibu Hamil Tetap Terpenuhi Nutrisinya
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Berita Terkini
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved