Barat Membuat Rencana Redam Kepanikan Jika Rusia Mengebom Nuklir Ukraina

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 14:07 WIB
loading...
A A A
Kate Hudson, sekretaris jenderal Kampanye untuk Perlucutan Senjata Nuklir (CND), mengatakan: “'Perencanaan yang bijaksana' ini mengingatkan kembali pada kampanye 'Protect and Survive' era Perang Dingin pemerintah Inggris—yang dikecam oleh CND sebagai memberikan kesan palsu bahwa serangan senjata nuklir bisa bertahan dengan mengapur jendela dan hal-hal yang tidak relevan lainnya.”

Karena Moskow telah mengalami kemunduran di medan perang di Ukraina sejak September, Presiden Rusia Vladimir Putin telah meningkatkan retorika nuklir, dengan mengatakan bulan lalu bahwa ia akan menggunakan “semua cara yang tersedia” untuk mempertahankan wilayah Rusia. Pernyataan Putin itu ditafsirkan Barat sebagai ancaman penggunaan senjata nuklir.

Para pejabat Barat mengatakan komentar presiden Rusia tentang penggunaan nuklir sangat tidak bertanggung jawab dan tidak ada negara lain yang berbicara tentang senjata nuklir.

Menggemakan komentar yang dibuat oleh AS, pejabat itu seperti dikutip The Guardian, Sabtu (15/10/2022), mengatakan: "Setiap penggunaan senjata nuklir akan melanggar tabu yang telah dipegang sejak 1945 yang akan mengakibatkan konsekuensi berat bagi Rusia, serta untuk semua orang."

Menjelang akhir bulan lalu, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan akan ada konsekuensi bencana bagi Moskow jika berusaha untuk menyebarkan senjata nuklir taktis, yang dapat memiliki kekuatan setara enam atau tujuh ledakan bom Hiroshima.

Barat tidak ingin menjelaskan bagaimana tanggapannya, untuk mempertahankan ambiguitas yang disengaja—dan pada hari Jumat pejabat itu tidak akan tertarik pada apa yang mungkin dilakukan negara-negara bersenjata nuklir.

Tetapi harapannya adalah untuk menghindari eskalasi yang cepat, respons awal apa pun akan bersifat non-nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved