Mirip Tragedi Kanjuruhan, Gas Air Mata Bikin Panik Penonton Sepakbola di Argentina
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Panpel Arema FC Abdul Haris Tuntut PSSI dan PT LIB Minta Maaf
Berni mengatakan, kementeriannya akan membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Ia juga menambahkan, bahwa terlalu banyak tiket mungkin telah terjual, tetapi tim tuan rumah Gimnasia mengatakan bukan itu masalahnya dan mereka telah mematuhi protokol keamanan.
"Kami akan menuntut penyelidikan atas apa yang terjadi sampai mereka yang bertanggung jawab atas hari tragis ini diketahui," kata klub itu dalam sebuah pernyataan.
Insiden itu terjadi lima hari setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan sedikitnya 131 orang. Para fans Arema Malang mencoba melarikan diri dari kerusuhan dan gas air mata yang ditembakkan oleh polisi di salah satu bencana olahraga terburuk di dunia.
Berni mengatakan, kementeriannya akan membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Ia juga menambahkan, bahwa terlalu banyak tiket mungkin telah terjual, tetapi tim tuan rumah Gimnasia mengatakan bukan itu masalahnya dan mereka telah mematuhi protokol keamanan.
"Kami akan menuntut penyelidikan atas apa yang terjadi sampai mereka yang bertanggung jawab atas hari tragis ini diketahui," kata klub itu dalam sebuah pernyataan.
Insiden itu terjadi lima hari setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan sedikitnya 131 orang. Para fans Arema Malang mencoba melarikan diri dari kerusuhan dan gas air mata yang ditembakkan oleh polisi di salah satu bencana olahraga terburuk di dunia.
(esn)
Lihat Juga :