Mirip Tragedi Kanjuruhan, Gas Air Mata Bikin Panik Penonton Sepakbola di Argentina

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 19:00 WIB
loading...
Mirip Tragedi Kanjuruhan,...
Mirip Tragedi Kanjuruhan, Gas Air Mata Bikin Panik Penonton Sepakbola di Argentina. FOTO/Reuters
A A A
LA PLATA - Seorang penggemar sepakbola meninggal di Argentina dan pertandingan antara Gimnasia La Plata dan Boca Juniors dibatalkan pada Kamis (6/10/2022), setelah gas air mata yang ditembakkan oleh polisi di luar venue melayang ke dalam stadion dan membuat para pemain dan penonton kesulitan bernapas.

Sergio Berni, Menteri Keamanan untuk provinsi Buenos Aires, mengatakan kepada televisi lokal, bahwa seorang penonton meninggal karena masalah jantung saat ia meninggalkan Stadion Juan Carmelo Zerillo di La Plata.

Baca: Polri: Total Korban Tragedi Kanjuruhan 678 Orang, 131 di Antaranya Meninggal Dunia

Menurut pihak berwenang di Argentina, penggemar Gimnasia berusaha memaksa masuk ke stadion yang sudah penuh. Polisi menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk memaksa mereka mundur.

Para pemain terlihat menutupi wajah mereka, sementara para pendukung memasuki lapangan saat mereka mencoba melepaskan diri dari gas air mata. Pertandingan papan atas Argentina dihentikan setelah berjalan 9 menit.

ESPN mengutip pemain Gimnasia Leonardo Morales yang mengatakan: "Putra saya yang berusia dua tahun tidak bisa bernapas. Kami merasa putus asa dan khawatir tentang semua orang di tribun.

"Kami memainkan pertandingan sepak bola normal dan itu mengubahnya menjadi ini dan perasaan bahwa kerabat kami hampir mati," lanjutnya.

Baca: Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Panpel Arema FC Abdul Haris Tuntut PSSI dan PT LIB Minta Maaf

Berni mengatakan, kementeriannya akan membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Ia juga menambahkan, bahwa terlalu banyak tiket mungkin telah terjual, tetapi tim tuan rumah Gimnasia mengatakan bukan itu masalahnya dan mereka telah mematuhi protokol keamanan.

"Kami akan menuntut penyelidikan atas apa yang terjadi sampai mereka yang bertanggung jawab atas hari tragis ini diketahui," kata klub itu dalam sebuah pernyataan.

Insiden itu terjadi lima hari setelah tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan sedikitnya 131 orang. Para fans Arema Malang mencoba melarikan diri dari kerusuhan dan gas air mata yang ditembakkan oleh polisi di salah satu bencana olahraga terburuk di dunia.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Siapa Laura Fernandez?...
Siapa Laura Fernandez? Presiden Baru Kosta Rika yang Ingin Jadi Perisai AS di Amerika Latin
Kotak Pandora Terbuka...
Kotak Pandora Terbuka di Amerika Latin, Mungkinkah Ada Perlawanan kepada AS?
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila, Pelajaran bagi Indonesia
Pesawat Diminta Hati-hati...
Pesawat Diminta Hati-hati saat Terbang di Amerika Latin, Akankah AS Menyerang Meksiko?
Siapa Diosdado Cabello?...
Siapa Diosdado Cabello? Loyalis Maduro yang Kini Disebut Orang Paling Berkuasa di Venezuela
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
PBB Sebut Bencana Krisis...
PBB Sebut Bencana Krisis Air Hebat Sudah di Depan Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved