Duta Besar Jerman: NATO Tidak Berkewajiban Membantu Ukraina

Senin, 03 Oktober 2022 - 19:00 WIB
loading...
Duta Besar Jerman: NATO...
Duta Besar Jerman untuk NATO Ruediger Koenig. Foto/der spiegel
A A A
BERLIN - Duta Besar Jerman untuk NATO Ruediger Koenig menjelaskan blok pimpinan Amerika Serikat (AS) itu tidak berkewajiban menawarkan bantuan militer langsung ke Ukraina.

Ruediger Koenig menambahkan anggota NATO ingin menghindari perang besar dengan Rusia.

Dia berbicara kepada Dein Spiegel, majalah Der Spiegel versi remaja, yang menerbitkan wawancara pada Sabtu (1/10/2022).

Konflik Ukraina mendominasi sebagian besar artikel itu, dengan Koenig menggambarkan keputusan Rusia melancarkan serangan terhadap tetangganya pada akhir Februari sebagai peristiwa penting.

“Kita memiliki kedamaian, dan sekarang kita melihat tiba-tiba bahwa satu negara menyerang negara lain begitu saja, di Eropa,” ujar pejabat itu.

Baca juga: Hanya 9 Negara Dukung Upaya Ukraina Masuk NATO

Dia menambahkan tidak ada yang bisa membayangkan hal seperti itu terjadi.

Duta Besar Jerman untuk NATO menekankan aliansi militer secara keseluruhan, bagaimanapun, tidak memiliki kewajiban hukum untuk membantu Kiev mengusir serangan Moskow karena Ukraina bukan negara anggota.

Ini berarti bahwa Pasal 5 perjanjian NATO tidak dapat diaktifkan, menurut dia.

Baca juga: Wali Kota: 10% Pria Rusia Rela Bertempur di Ukraina untuk Hindari Istri Cerewet

Sesuai Pasal 5 NATO, serangan terhadap satu sekutu dianggap sebagai serangan terhadap seluruh NATO, dengan semua negara anggota harus membela negara yang ditargetkan.

Menurut Koenig, NATO sangat ingin menghindari terlibat aktif dalam konflik dengan segala cara karena, “Ini akan berarti perang yang sangat besar.”

Menurut dia, skenario seperti itu, yang akan membuat 30 negara lagi bergabung, adalah sesuatu yang tidak diinginkan siapa pun.

Ketika ditanya apa yang dapat dilakukan untuk membantu Ukraina, dia menjelaskan masing-masing negara anggota NATO telah memberikan senjata dan uang kepada Kiev.

Koenig melanjutkan dengan mengutip sanksi Uni Eropa yang dikenakan pada Rusia selama enam bulan terakhir.

Dia menyimpulkan prospek perdamaian agak tipis karena posisi Ukraina dan Rusia tampaknya tidak dapat didamaikan.

Koenig mengklarifikasi bahwa Ukraina "benar" menuntut agar Moskow menyerahkan semua bekas wilayah Ukraina di selatan dan timur negara itu yang baru-baru ini memilih bergabung dengan Rusia, serta Crimea yang bergabung Rusia pada 2014.

Pejabat itu menunjukkan bahwa Kremlin tidak mungkin menyetujui persyaratan tersebut.

Dein Spiegel adalah media yang menawarkan “cerita-cerita yang menarik dan dapat dipahami” untuk anak-anak yang “ingin memahami dunia”, menurut deskripsi di situs webnya. Majalah ini terbit setiap bulan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved