Presiden Nikaragua Sebut Gereja Katolik Diktator

Kamis, 29 September 2022 - 21:47 WIB
loading...
Presiden Nikaragua...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega. Foto/CNN
A A A
MANAGUA - Presiden Nikaragua Daniel Ortega menyebut Gereja Katolik sebagai "kediktatoran yang sempurna" karena tidak mengizinkan anggotanya untuk memilih Paus.

"Di gereja, semuanya dipaksakan. Ini adalah kediktatoran yang sempurna. Ini tirani yang sempurna,” kata Ortega dalam pidato yang disiarkan televisi pada hari Rabu waktu setempat untuk menandai ulang tahun ke-43 pembentukan polisi Nikaragua.

“Jika mereka ingin demokratis, biarkan mereka mulai dengan umat Katolik memilih Paus, Kardinal, Uskup,” imbuhnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Kamis (29/9/2022).

Gereja di Nikaragua berada di bawah tekanan pemerintah yang meningkat sejak pemimpin berusia 76 tahun itu menuduhnya mendukung protes terhadap pemerintahnya pada 2018. Tindakan keras terhadap para demonstran menewaskan ratusan orang.

Ortega menyatakan protes itu adalah bagian dari plot oposisi yang didukung Amerika Serikat (AS) untuk menggulingkannya dan menuduh para uskup terlibat.

Ortega menyebut uskup dan pastor sebagai "pembunuh" dan "komplotan kudeta" dalam pidatonya, menuduh mereka bekerja atas nama "imperialisme Amerika".

“Saya akan mengatakan kepada Paus, dengan hormat, kepada otoritas Katolik, saya Katolik. Sebagai seorang Kristen, saya tidak merasa terwakili,” ujarnya, merujuk pada “sejarah mengerikan” gereja tersebut.

Baca: Rusia Ungkap Kemungkinan Kirim Pasukan ke Amerika Latin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Balas Dendam, Iran Klaim...
Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain
Rekomendasi
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
8 Dubes Baru Dilantik...
8 Dubes Baru Dilantik Presiden Prabowo Subianto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved