17 Tewas dalam Aksi Protes Kematian Mahsa Amini di Iran
Jum'at, 23 September 2022 - 03:45 WIB
loading...
A
A
A
Berbicara pada konferensi pers di sela-sela Sidang Umum PBB, Raisi menambahkan bahwa dia telah memerintahkan penyelidikan atas kasus Mahsa Amini yang meninggal pekan lalu setelah ditangkap karena mengenakan "pakaian tidak pantas".
Baca: Protes Kematian Mahsa Amini, Para Wanita Iran Lepas dan Bakar Jilbab
"Ada kebebasan berekspresi di Iran, tetapi tindakan kekacauan tidak dapat diterima," kata Raisi, yang menghadapi protes terbesar di Republik Islam itu sejak 2019.
Perempuan telah memainkan peran penting dalam aksi demonstrasi kali ini. Mereka melambaikan dan membakar cadar mereka. Beberapa wanita bahkan memotong rambut mereka di depan umum sebagai tantangan langsung kepada para pemimpin ulama.
Para pengunjuk rasa di Teheran dan kota-kota lain membakar kantor polisi dan kendaraan karena kemarahan publik atas kematian itu tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan laporan pasukan keamanan diserang.
Dalam sebuah pernyataan, Pengawal Revolusi Iran menyatakan simpati kepada keluarga dan kerabat Amini. "Kami telah meminta pengadilan untuk mengidentifikasi mereka yang menyebarkan berita palsu dan desas-desus di media sosial serta di jalan dan yang membahayakan keselamatan psikologis masyarakat dan untuk menangani mereka dengan tegas," kata Garda Revolusi Iran, yang telah menindak protes di masa lalu.
Baca: Protes Kematian Mahsa Amini, Para Wanita Iran Lepas dan Bakar Jilbab
"Ada kebebasan berekspresi di Iran, tetapi tindakan kekacauan tidak dapat diterima," kata Raisi, yang menghadapi protes terbesar di Republik Islam itu sejak 2019.
Perempuan telah memainkan peran penting dalam aksi demonstrasi kali ini. Mereka melambaikan dan membakar cadar mereka. Beberapa wanita bahkan memotong rambut mereka di depan umum sebagai tantangan langsung kepada para pemimpin ulama.
Para pengunjuk rasa di Teheran dan kota-kota lain membakar kantor polisi dan kendaraan karena kemarahan publik atas kematian itu tidak menunjukkan tanda-tanda mereda, dengan laporan pasukan keamanan diserang.
Dalam sebuah pernyataan, Pengawal Revolusi Iran menyatakan simpati kepada keluarga dan kerabat Amini. "Kami telah meminta pengadilan untuk mengidentifikasi mereka yang menyebarkan berita palsu dan desas-desus di media sosial serta di jalan dan yang membahayakan keselamatan psikologis masyarakat dan untuk menangani mereka dengan tegas," kata Garda Revolusi Iran, yang telah menindak protes di masa lalu.
Lihat Juga :