Berikan Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II, Pria Hong Kong Ditahan Polisi
Selasa, 20 September 2022 - 23:28 WIB
loading...
A
A
A
Rekaman yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan pria yang berdiri di luar konsulat memainkan lagu "Glory to Hong Kong", lagu tidak resmi para pengunjuk rasa selama aksi protes pro-demokrasi 2019, saat memainkan harmonikanya.
Kerumunan besar, yang berkumpul untuk menonton siaran langsung secara online dari pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II kemudian di Inggris, terlihat bernyanyi bersama untuk lagu tersebut.
Lirik lagu itu mengacu pada kata-kata "air mata di tanah kita", dan juga menyebutkan "demokrasi dan kebebasan".
Polisi mengatakan kepada BBC bahwa pria itu telah ditahan karena dicurigai melakukan "tindakan dengan niat menghasut".
Baca: Ratu Elizabeth II Dimakamkan Setelah Upacara Pemakaman Bersejarah
Warga Hong Kong selama seminggu terakhir telah mengantre berjam-jam untuk memberi penghormatan kepada Ratu Elizabeth II, dalam apa yang mungkin merupakan pertunjukkan rasa kasih sayang terbesar bagi mendiang raja yang terlihat di luar Inggris.
Kerumunan besar, yang berkumpul untuk menonton siaran langsung secara online dari pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II kemudian di Inggris, terlihat bernyanyi bersama untuk lagu tersebut.
Lirik lagu itu mengacu pada kata-kata "air mata di tanah kita", dan juga menyebutkan "demokrasi dan kebebasan".
Polisi mengatakan kepada BBC bahwa pria itu telah ditahan karena dicurigai melakukan "tindakan dengan niat menghasut".
Baca: Ratu Elizabeth II Dimakamkan Setelah Upacara Pemakaman Bersejarah
Warga Hong Kong selama seminggu terakhir telah mengantre berjam-jam untuk memberi penghormatan kepada Ratu Elizabeth II, dalam apa yang mungkin merupakan pertunjukkan rasa kasih sayang terbesar bagi mendiang raja yang terlihat di luar Inggris.
Lihat Juga :