New York Umumkan Keadaan Darurat Polio

Minggu, 11 September 2022 - 07:56 WIB
loading...
New York Umumkan Keadaan...
New York umumkan keadaan darurat setelah virus polio ditemukan di air limbah. Foto/Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Gubernur New York, Amerika Serikat (AS) menyatakan keadaan darurat polio ketika muncul bukti bahwa virus itu menyebar ke seluruh negara bagian.

Pejabat kesehatan mengatakan sampel air limbah di kota New York dan empat distrik yang berdekatan telah diuji positif virus polio yang dapat menyebabkan kelumpuhan.

Meskipun sejauh ini hanya satu kasus yang dikonfirmasi, itu adalah yang pertama di negara itu dalam hampir satu dekade.

Polio sebagian besar telah diberantas dari AS dengan vaksinasi yang dimulai pada tahun 1955. Pada 1979, AS pun dinyatakan bebas polio.

Namun menurut pejabat New York, tingkat vaksinasi terlalu rendah di beberapa bagian negara bagian. Deklarasi darurat hari Jumat itu bertujuan untuk meningkatkan tingkat imunisasi yang lesu.

Baca: Warga New York Bisa Bernapas Lega, Aturan Wajib Masker Dicabut

Hingga kini tidak ada obat untuk penyakit polio, namun dapat dicegah dengan vaksin. Sebagian besar menyerang anak-anak, virus biasanya menyebabkan kelemahan otot dan kelumpuhan, serta dalam kasus yang paling serius menyebabkan kecacatan permanen dan kematian.

Departemen Kesehatan negara bagian New York mengatakan pihaknya bertujuan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi dari rata-rata di seluruh negara bagian saat ini sekitar 79% menjadi di atas 90%.

"Pada polio, kami tidak bisa melempar dadu," kata Komisaris Kesehatan Dr Mary Bassett dalam sebuah pernyataan.

"Jika Anda atau anak Anda tidak divaksinasi atau tidak up-to-date dengan vaksinasi, risiko penyakit lumpuh adalah nyata," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Minggu (11/9/2022).

Dia menambahkan bahwa untuk setiap satu kasus polio lumpuh yang diamati, mungkin ada ratusan orang lain yang terinfeksi.

Vaksin polio yang tidak aktif digunakan di AS dan Inggris sebagai bagian dari program rutin anak-anak. Menurut data vaksinasi dari CDC, di AS, sekitar 93% balita telah menerima setidaknya tiga dosis suntikan polio.

Baca: AS Nyatakan Wabah Cacar Monyet Darurat Kesehatan Masyarakat

Para pejabat mulai memantau air limbah di negara bagian untuk mencari virus polio setelah seorang pria yang tidak divaksinasi di Rockland County, tepat di utara kota New York, tertular virus pada Juli - kasus pertama yang tercatat sejak 2013 - dan menderita kelumpuhan.

Kasus ini kemudian dikaitkan secara genetik dengan polio paralitik yang ditemukan dalam sampel air limbah yang dikumpulkan dari Kabupaten Nassau terdekat pada bulan Agustus.

Sampel air limbah di Orange County, Sullivan County dan lima borough di kota New York juga dinyatakan positif polio paralitik.

Perintah darurat yang dikeluarkan pada hari Jumat oleh Gubernur Kathy Hochul adalah yang ketiga di negara bagian tahun ini, di samping perintah serupa yang dikeluarkan sebagai tanggapan terhadap pandemi virus corona dan cacar monyet.

Perintah Ini memberdayakan pekerja medis darurat, bidan dan apoteker untuk bergabung dengan jaringan penyedia yang dapat meluncurkan vaksin polio.

Baca: New York Nyatakan Darurat Kesehatan Cacar Monyet

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved