Rusia Umumkan Penarikan Pasukan dari Kharkiv Timur

Minggu, 11 September 2022 - 03:06 WIB
loading...
Rusia Umumkan Penarikan...
Rusia Umumkan Penarikan Pasukan dari Kharkiv Timur. FOTO/Reuters
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia pada Sabtu (10/9/2022) mengumumkan bahwa mereka menarik kembali pasukan dari dua daerah di wilayah Kharkiv timur Ukraina . Di wilayah itu, serangan balasan Ukraina telah membuat kemajuan signifikan dalam seminggu terakhir.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan, pasukan akan dikumpulkan kembali dari daerah Balakliya dan Izyum ke wilayah Donetsk timur. Izyum adalah pangkalan utama pasukan Rusia di wilayah Kharkiv, dan awal pekan ini video media sosial menunjukkan penduduk Balakliya bersorak gembira saat pasukan Ukraina bergerak masuk.

Baca: Sekjen NATO Peringatkan Ukraina Bisa Runtuh Jika Tak Lakukan Ini

Seperti dilaporkan AP, Konashenkov, mengatakan langkah Rusia sedang dilakukan "untuk mencapai tujuan yang dinyatakan dari operasi militer khusus untuk membebaskan Donbas,'" salah satu wilayah timur Ukraina yang telah dinyatakan berdaulat oleh Rusia.

Klaim penarikan untuk berkonsentrasi di Donetsk mirip dengan pembenaran yang diberikan Rusia karena menarik kembali pasukannya dari wilayah Kiev awal tahun ini ketika mereka gagal merebut ibu kota.

Berita itu muncul setelah berhari-hari kemajuan nyata yang dibuat oleh Ukraina di selatan Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu. Ini dinilai sebagai keberhasilan medan perang terbesar bagi pasukan Ukraina sejak mereka menggagalkan upaya Rusia untuk merebut ibukota Kiev pada awal perang.

“Tentara Rusia pada hari-hari ini menunjukkan yang terbaik yang dapat mereka lakukan – menunjukkan punggungnya,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zlensky dalam sebuah video yang dirilis oleh kantornya Sabtu malam. "Dan, tentu saja, itu keputusan yang baik bagi mereka untuk lari," lanjut Zelenksy, seperti dikutip dari AP.

Baca: Bahaya bagi Rusia, Ukraina Dipasok 160 Rudal Hellfire Berpemandu Laser AS

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Sabtu, bahwa mereka yakin pasukan Ukraina telah maju sejauh 50 kilometer (30 mil) di selatan Kharkiv, dan menggambarkan pasukan Rusia di sekitar Izyum sebagai “semakin terisolasi.”

“Pasukan Rusia kemungkinan besar terkejut. Sektor ini hanya dikuasai ringan dan unit Ukraina telah merebut atau mengepung beberapa kota,” kata militer Inggris. Ditambahkan pula, bahwa hilangnya Kupiansk akan sangat mempengaruhi jalur pasokan Rusia.

Institute for the Study of War, sebuah think tank yang berbasis di Washington, juga merujuk pada keuntungan Ukraina, memperkirakan bahwa Kiev telah merebut sekitar 2.500 kilometer persegi (965 mil persegi) di terobosan timurnya.



Lembaga itu mengatakan tampaknya “pasukan Rusia yang tidak terorganisir (terjebak) dalam kemajuan cepat Ukraina,” dan mengutip gambar media sosial dari tahanan Rusia yang ditangkap di sekitar Izyum dan kota-kota sekitarnya.

Laporan yang sama mengatakan pasukan Ukraina “dapat menghancurkan posisi Rusia di sekitar Izyum jika mereka memutuskan jalur komunikasi darat Rusia” di utara dan selatan kota.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Pulau Antartika Australia...
Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved