Meninggal Kena Serangan Jantung Saat Menanti Eksekusi, Wanita Iran Tetap Digantung
Kamis, 08 September 2022 - 01:07 WIB
loading...
A
A
A
Aktivis telah memohon kepada Barat untuk menangani catatan hukuman mati Iran dan pelanggaran hak asasi manusia sebagai bagian dari negosiasi atas kesepakatan nuklir 2015.
“Kami tidak dapat mengorbankan hak asasi manusia dalam negosiasi nuklir dengan Republik Islam," desak Hadi Ghaemi, direktur eksekutif di Pusat Hak Asasi Manusia Iran.
“Pihak berwenang Iran bersikeras bahwa hak asasi manusia tidak menjadi bagian dari negosiasi nuklir sejak hari pertama; tidak munafik bagi mereka untuk sekarang bersikeras bahwa sanksi hak asasi manusia harus dicabut untuk melanjutkan kesepakatan nuklir Iran," imbuhnya.
Baca: Kisah Pilu Maryam, Dituduh Menipu Suami karena Tak Berdarah di Malam Pertama
“Kami tidak dapat mengorbankan hak asasi manusia dalam negosiasi nuklir dengan Republik Islam," desak Hadi Ghaemi, direktur eksekutif di Pusat Hak Asasi Manusia Iran.
“Pihak berwenang Iran bersikeras bahwa hak asasi manusia tidak menjadi bagian dari negosiasi nuklir sejak hari pertama; tidak munafik bagi mereka untuk sekarang bersikeras bahwa sanksi hak asasi manusia harus dicabut untuk melanjutkan kesepakatan nuklir Iran," imbuhnya.
Baca: Kisah Pilu Maryam, Dituduh Menipu Suami karena Tak Berdarah di Malam Pertama
(ian)
Lihat Juga :