Israel dan Arab Saudi, Bukan Lagi Musuh tapi Kurang Bersahabat

Senin, 05 September 2022 - 11:53 WIB
loading...
A A A
Yang lain terus menyuarakan ketidaksetujuan mereka. Pada bulan Juli, seorang imam Masjidilharam Makkah memasukkan doa anti-Yahudi saat memimpin salat Jumat.

Dan ketika seorang jurnalis Israel yang melakukan perjalanan ke Arab Saudi selama kunjungan Presiden Joe Biden bulan Juli menemukan jalan ke kota suci yang terlarang bagi non-Muslim, kecaman segera terjadi.

Dalam suasana yang campur aduk ini, para pejabat Saudi mempertahankan bahwa resolusi antara Israel dan Palestina tetap menjadi inti dari kebijakan mereka.

"Normalisasi adalah ofensif batas untuk terus dibicarakan dan bukan merupakan tujuan kebijakan itu sendiri," kata Putri Reema binti Bandar, Duta Besar Arab Saudi untuk AS, pada bulan Juni.

Yoel Guzansky, peneliti senior dalam politik Teluk di Israel’s Institute for National Security Studies, mengatakan akan menjadi kontraproduktif bagi Israel untuk mendorong Arab Saudi terlalu keras.

"Kenapa terlalu cepat?” katanya. "Anda benar-benar dapat merusak hubungan."

Lanskap politik AS adalah kendala lain, kata Alghashian, karena para pemimpin Arab Saudi menilai Biden tidak mungkin mengumpulkan keinginan untuk menawarkan pemanis yang mereka inginkan, termasuk jaminan keamanan.

Namun, pengusaha Amerika; Bruce Gurfein, termasuk di antara mereka yang bertaruh bahkan pembukaan bertahap saat ini akan baik untuk bisnis.

Gurfein, seorang Yahudi dan memiliki keluarga di Israel, baru-baru ini mengendarai White Nissan Armada dari markasnya di Dubai melewati Arab Saudi ke Yerusalem--perjalanan darat selama 26 jam yang ia lakukan selama seminggu, bertemu dengan pebisnis di sepanjang jalan.

Dia sedang mengerjakan akselerator bisnis bernama Future Gig, yang menghubungkan perusahaan rintisan Israel ke pasar Arab Saudi dan sebaliknya, dengan fokus pada energi terbarukan, kelangkaan air, dan pertanian gurun.

Neom, visi Putra Mahkota Arab Saudi untuk kawasan berteknologi tinggi di pantai Laut Merah yang berjarak 40 menit berkendara dari Israel, juga dapat memicu kolaborasi.

Pada podcast Arab yang populer, sosiolog politik Saudi Khalid AlDakhil baru-baru ini memaparkan idenya untuk memperkuat kerajaan, menyentuh energi nuklir dan militer--dan kemungkinan mitra, jika imbalannya sepadan.

“Sejujurnya kami perlu belajar dari Israel,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved