Israel dan Arab Saudi, Bukan Lagi Musuh tapi Kurang Bersahabat

Senin, 05 September 2022 - 11:53 WIB
loading...
A A A
Investasi juga menuju ke arah yang berlawanan. Mithaq Capital SPC--dikendalikan oleh keluarga Alrajhi, keturunan bankir Saudi--sekarang menjadi pemegang saham terbesar di dua perusahaan Israel: perusahaan intelijen mobilitas Otonomo Technologies Ltd, dan pengiklan digital yang terdaftar di London, Tremor International Ltd.

Israel dan negara-negara Teluk menjalin hubungan keamanan yang sebagian besar tersembunyi atas keprihatinan bersama, terutama Iran. Tapi itu terutama motivasi ekonomi yang kuat yang mendorong hubungan yang lebih terlihat sekarang ketika Pangeran Mohammed bin Salman mencoba untuk mengurangi ketergantungan Saudi pada minyak dan mengembangkan industri maju.

“Kami menyukai inovasi dan budaya teknologi yang dimiliki Israel, dan kami mencoba mencari cara untuk memanfaatkannya,” kata Muhammad Asif Seemab, direktur pelaksana Mithaq Capital.

Para pejabat di Riyadh juga mengizinkan perdebatan yang lebih luas seputar Israel untuk dibingkai ulang.

Mantan PM Israel Benjamin Netanyahu diwawancarai di saluran televisi Saudi Al Arabiya, duduk di depan peta berbahasa Ibrani dan memperingatkan bahaya potensi kesepakatan nuklir dengan Iran.
Yang kurang terkenal adalah Jacob Herzog, rabi yang diizinkan melayani komunitas kecil pekerja asing Yahudi di Ibu Kota Arab Saudi.

Hadiah yang Diinginkan

Ketika Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain pada tahun 2020 menandatangani pakta normalisasi dengan Israel yang ditengahi Amerika Serikat (AS), yang kemudian dikenal sebagai Kesepakatan Abraham, ada spekulasi bahwa Arab Saudi akan mengikuti.

Bagi para pemimpin Israel, menerima pengakuan dari Arab Saudi-- kelas berat geopolitik kawasan itu--akan menjadi hadiah yang didambakan, dan itu tidak mungkin berubah tidak peduli apa pemerintah yang dipasang setelah pemilu Israel akhir tahun ini.

Mereka tidak mengerti, sebagian karena kerabat keunggulan agama dan regional kerajaan menentukan pertimbangan politik yang berbeda dari tetangga yang lebih kecil. Seorang pemilik bisnis Israel yang mengunjungi Riyadh masih tidak dapat melakukan panggilan telepon langsung ke Tel Aviv, apalagi transfer uang.

Jason Greenblatt, yang merupakan utusan khusus untuk Timur Tengah di bawah mantan Presiden AS Donald Trump dan salah satu arsitek perjanjian normalisasi, mengatakan kepemimpinan Saudi “mengakui bahwa Israel dapat menjadi manfaat besar bagi kawasan itu” bahkan jika belum siap untuk menandatangani segala jenis perjanjian normalisasi.

Greenblatt mengumpulkan dana untuk blockchain dan kendaraan investasi teknologi kripto, dan mengatakan itu adalah “aspirasi” untuk memfasilitasi investasi Saudi ke Israel, meskipun dia mengakui itu akan memakan waktu.

Jajak pendapat oleh Washington Institute for Near East Policy menunjukkan kekecewaan yang semakin besar dengan apa yang telah disampaikan oleh Kesepakatan Abraham, dengan hanya 19% hingga 25% responden yang melihatnya secara positif di seluruh Arab Saudi, UEA, dan Bahrain.

Namun keberadaan mereka, kata lembaga itu, tampaknya telah mendorong penerimaan hubungan tidak resmi dengan Israel di antara beberapa di Teluk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved