Joe Biden: Donald Trump dan Pendukungnya Ancaman Bagi AS
Jum'at, 02 September 2022 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
“Untuk waktu yang lama, kami telah meyakinkan diri kami sendiri bahwa demokrasi Amerika dijamin. Tapi tidak. Kita harus mempertahankannya. Lindungi itu. Berdiri untuk itu. Masing-masing dari kita,” imbuhnya.
Upaya eksplisit oleh Biden untuk meminggirkan Trump dan para pengikutnya menandai perubahan tajam bagi Presiden, yang mengungkapkan keinginannya untuk mewujudkan persatuan nasional dalam pidato pelantikannya.
Pejabat Gedung Putih mengatakan pernyataan Biden itu mencerminkan kekhawatirannya yang meningkat tentang proposal ideologis sekutu Trump dan penolakan tanpa henti terhadap hasil pemilu 2020 negara itu.
Biden, yang sebagian besar menghindari bahkan menyebut mantan presiden AS itu dengan nama selama tahun pertamanya menjabat, semakin vokal dalam menyebut Trump secara pribadi.
Baca: Partai Republik Marah Biden Terlalu Banyak Liburan
Sekarang, didorong oleh kemenangan legislatif partainya baru-baru ini dan waspada terhadap kembalinya Trump ke berita utama, Biden mempertajam serangannya.
Itu terjadi ketika Jared Kushner mengatakan ayah mertuanya "jelas berpikir" untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada tahun 2024.
Upaya eksplisit oleh Biden untuk meminggirkan Trump dan para pengikutnya menandai perubahan tajam bagi Presiden, yang mengungkapkan keinginannya untuk mewujudkan persatuan nasional dalam pidato pelantikannya.
Pejabat Gedung Putih mengatakan pernyataan Biden itu mencerminkan kekhawatirannya yang meningkat tentang proposal ideologis sekutu Trump dan penolakan tanpa henti terhadap hasil pemilu 2020 negara itu.
Biden, yang sebagian besar menghindari bahkan menyebut mantan presiden AS itu dengan nama selama tahun pertamanya menjabat, semakin vokal dalam menyebut Trump secara pribadi.
Baca: Partai Republik Marah Biden Terlalu Banyak Liburan
Sekarang, didorong oleh kemenangan legislatif partainya baru-baru ini dan waspada terhadap kembalinya Trump ke berita utama, Biden mempertajam serangannya.
Itu terjadi ketika Jared Kushner mengatakan ayah mertuanya "jelas berpikir" untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi pada tahun 2024.
Lihat Juga :