Joe Biden: Donald Trump dan Pendukungnya Ancaman Bagi AS
Jum'at, 02 September 2022 - 18:50 WIB
loading...
Presiden Joe Biden menyebut Donald Trump dan pendukungnya ancaman bagi AS dalam pidatonya. Foto/NBC News
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Joe Biden memperingatkan bahwa kesetaraan dan demokrasi di Amerika Serikat (AS) tengah diserang saat ia menggunakan pidato prime-time untuk membunyikan alarm tentang pendahulunya Donald Trump .
Presiden AS itu menyebut penganut “MAGA Republican” sebagai ancaman ekstremis bagi Amerika dan masa depannya.
Biden menggunakan pidatonya di Independence Hall di Philadelphia untuk menyatakan bahwa Trump dan sekutu “Make America Great Again” adalah tantangan bagi sistem pemerintahan negara, posisinya di luar negeri dan cara hidup warganya.
“Donald Trump dan Partai Republik MAGA mewakili ekstremisme yang mengancam fondasi Republik kita,” kata Biden seperti dikutip dari Evening Standard, Jumat (2/9/2022).
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa para pendukung mantan presiden tersebut bertekad untuk membawa negara itu mengalami kemunduran, mempromosikan para pemimpin otoriter dan mengipasi api kekerasan politik.
Baca: Biden Olok-olok Pendukung Kepemilikan Senjata Api: Ingin Berperang? Dapatkan F-15
“(Mereka ingin membawa negara) mundur ke Amerika di mana tidak ada hak untuk memilih, tidak ada hak untuk privasi, tidak ada hak untuk kontrasepsi, tidak ada hak untuk menikahi orang yang Anda cintai," ujarnya.
Presiden AS itu menyebut penganut “MAGA Republican” sebagai ancaman ekstremis bagi Amerika dan masa depannya.
Biden menggunakan pidatonya di Independence Hall di Philadelphia untuk menyatakan bahwa Trump dan sekutu “Make America Great Again” adalah tantangan bagi sistem pemerintahan negara, posisinya di luar negeri dan cara hidup warganya.
“Donald Trump dan Partai Republik MAGA mewakili ekstremisme yang mengancam fondasi Republik kita,” kata Biden seperti dikutip dari Evening Standard, Jumat (2/9/2022).
Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa para pendukung mantan presiden tersebut bertekad untuk membawa negara itu mengalami kemunduran, mempromosikan para pemimpin otoriter dan mengipasi api kekerasan politik.
Baca: Biden Olok-olok Pendukung Kepemilikan Senjata Api: Ingin Berperang? Dapatkan F-15
“(Mereka ingin membawa negara) mundur ke Amerika di mana tidak ada hak untuk memilih, tidak ada hak untuk privasi, tidak ada hak untuk kontrasepsi, tidak ada hak untuk menikahi orang yang Anda cintai," ujarnya.
Lihat Juga :