Mikhail Gorbachev, Runtuhnya Tembok Berlin dan Hancurnya Uni Soviet

Rabu, 31 Agustus 2022 - 07:24 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Presiden Pertama Uni Soviet Mikhail Gorbachev Meninggal pada Usia 91 Tahun

Selama kunjungan ke Jerman Barat sebelumnya pada tahun 1989, pemimpin Soviet itu menyatakan, “Setiap negara dapat secara bebas memilih sistem politik dan sosialnya sendiri dan Moskow akan menghormati hak semua bangsa untuk menentukan nasib sendiri.”

Runtuhnya Tembok Berlin menandai awal era baru, berakhirnya Perang Dingin dan dunia bipolar, serta membuka jalan bagi penyatuan kembali Jerman pada tahun 1990.

Hancurnya Uni Soviet

Demokratisasi parsial masyarakat Soviet di bawah Gorbachev menyebabkan lonjakan sentimen nasionalis dan anti-Rusia di sebagian besar dari 15 republik Soviet.

Tapi dorongan untuk kemerdekaan ini tidak selalu damai. Dalam beberapa kesempatan, Moskow memerintahkan penggunaan kekuatan terhadap kerusuhan yang disertai kekerasan, karena jalur nasionalis di daerah-daerah tertentu dipandang mampu melahirkan kekerasan yang jauh lebih besar di masa depan jika pemerintah gagal bertindak.

Namun, penggunaan kekuatan hanya menyebabkan protes yang lebih besar.

Konflik beku di kantong etnis di seluruh negeri, seperti Nagorno-Karabakh dan Trans-Dniester, serta perang 2008 di Ossetia Selatan, adalah warisan dari peristiwa tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved