Mikhail Gorbachev, Runtuhnya Tembok Berlin dan Hancurnya Uni Soviet
Rabu, 31 Agustus 2022 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah meningkatnya ketegangan di dalam Uni Soviet, Gorbachev berusaha merancang perjanjian serikat pekerja baru.
Namun, sekelompok pejabat tinggi Soviet garis keras, yang menyebut diri mereka Komite Negara untuk Keadaan Darurat, berusaha melakukan kudeta dan menggulingkan Gorbachev dari kekuasaan untuk mencegah penandatanganan perjanjian serikat pekerja yang baru.
Kudeta tersebut gagal, tetapi hal itu mendorong Gorbachev membubarkan Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet dan mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal partai, serta membubarkan semua departemen partai dalam struktur pemerintahan, sehingga secara efektif mengakhiri kekuasaan Komunis di Uni Soviet dan menghilangkan kekuatan politik pemersatu utamanya.
Uni Soviet runtuh dengan kecepatan dramatis selama bagian akhir tahun 1991, ketika satu demi satu republik Soviet mendeklarasikan kemerdekaan.
Pada bulan Desember 1991, presiden Rusia, Ukraina, dan Belarusia bertemu di dekat kota Brest di Belarusia dan menandatangani Kesepakatan Belavezha, yang secara resmi menyatakan Uni Soviet secara efektif dibubarkan dan mendirikan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) sebagai gantinya.
Gorbachev awalnya mengecam langkah itu sebagai tindakan ilegal, tetapi kemudian di bulan yang sama mengakuinya dan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden Uni Soviet.
Namun, sekelompok pejabat tinggi Soviet garis keras, yang menyebut diri mereka Komite Negara untuk Keadaan Darurat, berusaha melakukan kudeta dan menggulingkan Gorbachev dari kekuasaan untuk mencegah penandatanganan perjanjian serikat pekerja yang baru.
Kudeta tersebut gagal, tetapi hal itu mendorong Gorbachev membubarkan Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet dan mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal partai, serta membubarkan semua departemen partai dalam struktur pemerintahan, sehingga secara efektif mengakhiri kekuasaan Komunis di Uni Soviet dan menghilangkan kekuatan politik pemersatu utamanya.
Uni Soviet runtuh dengan kecepatan dramatis selama bagian akhir tahun 1991, ketika satu demi satu republik Soviet mendeklarasikan kemerdekaan.
Pada bulan Desember 1991, presiden Rusia, Ukraina, dan Belarusia bertemu di dekat kota Brest di Belarusia dan menandatangani Kesepakatan Belavezha, yang secara resmi menyatakan Uni Soviet secara efektif dibubarkan dan mendirikan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS) sebagai gantinya.
Gorbachev awalnya mengecam langkah itu sebagai tindakan ilegal, tetapi kemudian di bulan yang sama mengakuinya dan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden Uni Soviet.
(sya)
Lihat Juga :