Bentrokan Meletus Pasca Ulama Syiah Irak Umumkan Mundur dari Panggung Politik

Selasa, 30 Agustus 2022 - 06:14 WIB
loading...
Bentrokan Meletus Pasca...
Bentrokan Meletus Pasca Ulama Syiah Irak Umumkan Mundur dari Panggung Politik. FOTO/Reuters
A A A
BAGHDAD - Setidaknya 12 pengunjuk rasa Irak tewas pada Senin (29/8/2022), setelah pendukung ulama Moqtada Sadr menyerbu istana pemerintah di Zona Hijau Baghdad. Insiden meletus setelah pemimpin Syiah itu mengatakan dia mundur dari politik.

“Saya telah memutuskan untuk tidak ikut campur dalam urusan politik. Oleh karena itu saya mengumumkan sekarang pensiun definitif saya,” kata Sadr. Ia merupakan pemain lama di kancah politik Irak, meskipun dia sendiri tidak pernah secara langsung berada di pemerintahan.

Baca: PBB Desak Para Pemimpin Irak Akhiri Perebutan Kekuasaan

Dia menambahkan bahwa "semua institusi" yang terkait dengan gerakan Sadristnya akan ditutup, kecuali makam ayahnya, yang dibunuh pada tahun 1999, dan fasilitas warisan lainnya.

Tak lama setelah dia membuat pernyataan yang mengejutkan, para pengikut Sadr menyerbu ke Istana Republik, tempat pertemuan kabinet biasanya diadakan.

Protes kemudian menyebar ke bagian lain negara itu, dengan pengikut Sadr menyerbu gedung-gedung pemerintah di kota Nasiriyah dan Hillah di selatan Baghdad, kata seorang koresponden AFP dan saksi mata, dengan beberapa jalan juga diblokir di Hillah.

Ketegangan di Irak terus meningkat di tengah meningkatnya krisis politik yang telah membuat Irak tanpa pemerintahan baru, perdana menteri atau presiden selama berbulan-bulan.

Baca: Pengeran Arab Saudi Mohammed bin Salman Sambut Ulama Syiah Irak di Riyadh

Petugas medis mengatakan kepada AFP bahwa 12 pendukung Sadr telah ditembak mati dan 270 pengunjuk rasa lainnya terluka - beberapa dengan luka tembak dan lainnya menderita menghirup gas air mata.

Saksi mata mengatakan sebelumnya bahwa loyalis Sadr dan pendukung blok Syiah saingannya, Kerangka Koordinasi pro-Iran, terlibat baku tembak. Tentara mengumumkan jam malam nasional mulai pukul 7:00 malam. (1600 GMT), dan pasukan keamanan kemudian berpatroli di ibu kota.

Menyebut perkembangan itu sebagai "eskalasi yang sangat berbahaya," Misi Bantuan PBB di Irak (UNAMI) mendesak "semua" pihak untuk "menahan diri dari tindakan yang dapat mengarah pada rangkaian peristiwa yang tak terbendung". “Kelangsungan hidup negara sedang dipertaruhkan,” UNAMI memperingatkan.

Baca: Badai Pasir Hantam Irak, Bandara Baghdad Lumpuh Total

Hamzeh Hadad, dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR), mengatakan “tidak jelas” apa strategi Sadr. “Apa pun artinya, dalam gaya Sadrist yang khas, selalu ada kemunduran yang diharapkan,” kata Hadad.

"Yang kedua, dan pemikiran yang lebih menakutkan tentang ini adalah bahwa dia memberi para pengikutnya lampu hijau untuk melakukan apa pun yang mereka suka," lanjutnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Ulama Syiah: Keinginan...
Ulama Syiah: Keinginan AS dan Israel Dibawa hingga Liang Kubur Mereka
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved