AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk

Minggu, 07 Juni 2026 - 10:24 WIB
loading...
AS Pertimbangkan Gunakan...
Pejabat meninjau kerusakan Bandara Kuwait akibat serangan rudal. Foto/kure
A A A
WASHINGTON - Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent sedang mempertimbangkan mengalihkan aset Iran yang dibekukan untuk membantu negara-negara Teluk membangun kembali dan memperbaiki kerusakan di masa depan yang disebabkan oleh Iran. Kabar itu diungkap kantor berita Reuters.

Satu sumber yang dikutip kantor berita tersebut mengatakan Bessent juga telah meminta timnya untuk menilai sejauh mana kerusakan yang telah ditimbulkan pada sekutu AS di Teluk. Dia mengatakan Washington akan mempertimbangkan menggunakan aset Iran untuk perbaikan tersebut juga.

New York Post dan Fox News memuat laporan yang sama, dengan satu sumber yang dikutip mengatakan, “Departemen Keuangan akan menggunakan semua alat yang tersedia untuk memungkinkan semua aset Iran [untuk] tersedia bagi sekutu Teluk kami untuk mendukung pembangunan kembali dan perbaikan untuk kerusakan di masa depan yang disebabkan oleh Iran."

Laporan tersebut muncul sehari setelah Mohsen Rezaei, seorang penasihat pemimpin tertinggi Iran, mengatakan kepada CNN bahwa kesepakatan perdamaian bergantung pada pelepasan aset Iran senilai USD24 miliar yang dibekukan.

Sementara itu, Kuwait mengatakan telah mencegat tujuh rudal balistik di atas daerah permukiman, yang mengakibatkan puing-puing berjatuhan tetapi tidak ada korban jiwa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved