Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah

Jum'at, 26 Juni 2026 - 17:32 WIB
loading...
Iran Sebut Pernyataan...
Pasukan Iran masih mengendalikan Selat Hormuz. Foto/wana
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran menyebut pernyataan bersama dari Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Teluk (GCC) sebagai "intervensionis, tidak bertanggung jawab, dan provokatif". Teheran memperingatkan terhadap "berlanjutnya perilaku bermusuhan dan intervensionis di kawasan tersebut".

Kemlu Iran lebih lanjut mengatakan, yang dimuat kantor berita semi-resmi Tasnim, bahwa, “Klaim AS tentang komitmen terhadap keamanan negara-negara anggota GCC tidak lebih dari retorika dan distorsi realitas."

Pernyataan tersebut menambahkan kehadiran militer AS justru menjadi beban bagi negara-negara regional.

Kemlu Iran mengatakan, "Penggunaan pangkalan dan fasilitas militer oleh AS" di negara-negara regional untuk menyerang Iran "dengan jelas menunjukkan AS tidak menghargai keamanan negara-negara di kawasan tersebut atau hubungan timbal balik mereka."

Iran juga mengkritik "keselarasan negara-negara GCC dengan Amerika Serikat dan rezim Israel dalam menggambarkan gerakan perlawanan Palestina dan Lebanon sebagai 'proksi Iran'."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved