Calon PM Inggris Liz Truss Siap Gunakan Senjata Nuklir, Artinya Pemusnahan Global

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 00:14 WIB
loading...
Calon PM Inggris Liz...
Calon favorit perdana menteri Inggris, Liz Truss, siap menggunakan senjata nuklir jika terpilih memimpin Inggris. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Liz Truss, calon favorit perdana menteri (PM) Inggris , mengaku siap menggunakan senjata nuklir jika perlu—bahkan jika itu berarti pemusnahan global.

Truss, yang saat ini menjabat sebagai menteri luar negeri, dijagokan banyak pihak untuk menjadi PM Inggris bulan depan.

Dalam sebuah program di Times Radio yang dipandu John Pienaar pada Rabu malam, Truss ditanya apakah dia akan memerintahkan serangan nuklir dengan latar belakang masalah perang Rusia-Ukraina.

Baca juga: Eks Mata-mata KGB: Luncurkan Serangan Nuklir Berarti 'Hukuman Mati' bagi Putin

“Perintah Anda kepada kapten kapal Trident kami tentang apakah Anda, perdana menteri, memberikan perintah untuk melepaskan senjata nuklir. Itu berarti pemusnahan global... Bagaimana perasaan Anda?” tanya Pienaar.

Truss, tanpa emosi, menjawab: "Saya pikir ini adalah tugas penting perdana menteri dan saya siap untuk melakukan itu."

"Saya siap untuk melakukan itu," katanya lagi, seperti dikutip dari The Independent, Jumat (26/8/2022).

Jawaban Truss muncul ketika dia berjanji untuk mendeklasifikasi lebih banyak intelijen Inggris guna mengekspos lebih banyak upaya Rusia untuk melemahkan Barat.

Menulis di Daily Telegraph pada hari Kemerdekaan Ukraina, Truss menunjuk pada upaya pemerintah saat ini untuk "melawan narasi palsu Kremlin".

“Saya akan melangkah lebih jauh sebagai perdana menteri dengan melakukan segala kemungkinan—termasuk mendeklasifikasi lebih banyak intelijen—guna mengekspos buku pedoman Putin kepada dunia,” tulis Truss.

"Pemerintah saya akan menggunakan intelijen secara strategis untuk mengungkap upaya Kremlin untuk merusak dan mengacaukan demokrasi yang mencintai kebebasan.”

Inggris telah menjadi negara bersenjata nuklir sejak 1952, dan merupakan salah satu dari lima negara nuklir yang diakui secara resmi di bawah Nuclear Non-Proliferation Treaty(NPT).

Saat ini Inggris memiliki 225 hulu ledak nuklir, dan mengoperasikan program "pencegahan" di laut yang berkelanjutan.

Pesaing Truss, Rishi Sunak, telah menulis surat kepada rakyat Ukraina untuk diterbitkan di Kyiv Post. "Apa pun perubahan di negara kami, kami orang Inggris akan selalu menjadi sekutu terkuat Anda," katanya.

Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan Rusia tetap dalam "posisi yang sangat rapuh" dan membuat sedikit kemajuan di Ukraina.

"Saya berbicara dengan kepala intelijen saya pagi ini sebelum datang, Anda tahu, kemajuan Rusia dapat diukur dalam meter per minggu, bukan mil," katanya kepada program "Today" BBC Radio 4's.

Ditanya apakah Ukraina secara realistis dalam posisi untuk merebut kembali wilayah, Wallace mengatakan: "Saya pikir Ukraina menempatkan dirinya dalam posisi itu."

Menteri pertahanan juga menyarankan pemerintah untuk "menguatkan" persyaratan visanya untuk orang Rusia, tetapi menyatakan keraguan bahwa larangan total adalah solusinya.

Dia mengatakan itu adalah masalah yang harus diperhatikan oleh menteri dalam negeri.

Sebelumnya pada hari Rabu, Menteri Angkatan Bersenjata James Heappey mengatakan setiap langkah untuk membangun kembali hubungan dengan Rusia akan membuat biaya hidup krisis "100 kali lebih buruk"—menambahkan bahwa Inggris tidak akan "kembali" ke pasar energi lama.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved