Dalang Bom Bali Umar Patek Akan Dibebaskan, Australia Shock

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 10:33 WIB
loading...
Dalang Bom Bali Umar...
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese shock mendengar narapidana terorisme Umar Patek, yang dituduh sebagai dalang bom Bali 2002, segera dibebaskan dari penjara. Foto/REUTERS
A A A
SYDNEY - Umar Patek , narapidana yang dituduh sebagai dalang pengeboman Bali 2002, akan segera dibebaskan dari penjara. Pemerintah Australia mengaku shock dan menyampaikan keprihatinan kepada pemerintah Indonesia.

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengutuk "serangan teroris yang mengerikan" dan mengatakan pembebasan dini Umar Patek akan menambah trauma bagi keluarga dan teman-teman korban.

“Cukup shock bahwa Anda sekarang memiliki pembebasan awal yang lebih maju dengan lima bulan lagi di atas pemangkasan periode 18 bulan yang telah terjadi,” kata PM Albanese kepada 4CA Radio pada hari Jumat (19/8/2022).

“Dan saya benar-benar merasakan orang-orang yang akan melakukannya dengan keras hari ini sebagai akibat dari keputusan ini.”

Baca juga: Dalang Bom Bali Umar Patek Akan Dibebaskan, Disorot Media Australia

Umar Patek dituduh membantu merakit bahan peledak yang menewaskan 202 orang, termasuk 88 warga Australia, dalam pengeboman di Sari Club dan Paddy's Irish Bar, Kuta, pada 12 Oktober 2002.

Atas perannya itu, dia dihukum penjara selama 20 tahun pada tahun 2012. Dia akan dibebaskan dalam beberapa hari ke depan setelah masa hukumannya dikurangi lima bulan.

“Kami terus membuat perwakilan diplomatik untuk kepentingan Australia,” kata PM Albanese kepada ABC.

“Dan kami akan terus melakukan itu di berbagai masalah yang berkaitan dengan keamanan dan terkait dengan hukuman, termasuk hukuman terhadap warga Australia yang saat ini ditahan di Indonesia," ujarnya.

“Kami akan terus melakukan tindakan diplomatik itu untuk kepentingan nasional Australia.”

Albanese mengatakan serangan mematikan di Bali tahun 2002 telah menyentuh kehidupan orang-orang di daerah pemilihnya sendiri di Sydney.

"Termasuk orang-orang seperti Borgias dan Websters di (wilayah) pemilih saya sendiri yang merupakan bagian dari organisasi olahraga Dulwich Hill di mana orang-orang muda kehilangan nyawa mereka dalam serangan teroris ini," katanya.

“Ulang tahun akan datang, peringatan 20 tahun, saya tahu bahwa setiap tahun ada peringatan di Petersham di (wilayah) pemilih saya seperti di sekitar Australia."

"Ini akan menjadi perhatian bagi keluarga yang terlibat," imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Pertama Kali dalam Sejarah,...
Pertama Kali dalam Sejarah, Australia Tunjuk Perempuan Jadi Kepala Staf AD
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved