Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza

Jum'at, 05 Juni 2026 - 21:30 WIB
loading...
Hamas Tak akan Serahkan...
Husam Badran, anggota biro politik Hamas. Foto/al jazeera
A A A
JALUR GAZA - Hamas mengatakan tidak akan menyerahkan senjatanya saat ini. Mereka menolak tuntutan perlucutan senjata yang sedang berlangsung. Hamas menyatakan nasib akhir persenjataan militernya akan diputuskan setelah diskusi komprehensif dengan faksi-faksi Palestina lainnya.

Dalam wawancara eksklusif dengan Al Jazeera, Husam Badran, anggota biro politik Hamas, memberikan pandangan mendalam tentang solusi yang diusulkan kelompok tersebut untuk negosiasi yang macet. Dia memperkenalkan konsep hudna (gencatan senjata) jangka panjang.

“Ketika komite Palestina ini [Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG)] datang untuk mengambil alih Jalur Gaza, tidak akan ada senjata yang terlihat di jalan-jalan dan gang-gang Gaza kecuali senjata resmi milik komite ini, yang merupakan polisi resmi Palestina,” kata Badran kepada Al Jazeera. “Tidak akan ada demonstrasi bersenjata seperti yang biasa kita lihat di Jalur Gaza.”

Namun ia mengklarifikasi bahwa ini tidak berarti penyerahan senjata secara formal.

“Kita tidak berbicara tentang menyerahkan senjata-senjata itu; kita berbicara tentang, setidaknya, senjata-senjata yang tidak terlihat kecuali senjata resmi kepolisian Palestina,” katanya. “Rincian masalah ini akan dibahas dalam kerangka kerja nasional.”

Sikap Hamas ini muncul setelah satu sumber yang mengetahui informasi tersebut mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok itu sedang bersiap mengirim delegasinya ke Kairo untuk pembicaraan ulang, yang dijadwalkan akan dimulai akhir pekan ini.

Hamas sempat menunda partisipasinya untuk menuntut penghentian pembunuhan yang dilakukan Israel—seperti pembunuhan baru-baru ini terhadap komandan militer Izz al-Din al-Haddad dan Mohammed Odeh—untuk memastikan lingkungan negosiasi yang lebih menguntungkan.

Pelucutan senjata Hamas dan penarikan pasukan Israel dari Gaza tetap menjadi poin penting dalam rencana gencatan senjata Oktober 2025 yang ditengahi Amerika Serikat.

Konsensus Faksi-faksi di Kairo


Pertemuan Kairo mendatang akan mengumpulkan delapan faksi utama Palestina untuk membentuk sikap nasional yang bersatu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Trauma Kematian Anak,...
Trauma Kematian Anak, Tamara Tyasmara Tutup Hati untuk Pacar Baru: Sekarang Harus Selektif!
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved