Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah

Jum'at, 05 Juni 2026 - 19:27 WIB
loading...
Iran Sebut Pangkalan...
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan berdiri melawan kekuatan terbesar di dunia, yang dilengkapi dengan senjata nuklir, selama 40 hari bukanlah lelucon. Dia menegaskan dunia telah menyadari kekuatan sejati bangsa Iran.

Berbicara dalam komentar yang dimuat kantor berita IRIB, Araghchi juga mengeluarkan peringatan langsung kepada negara-negara regional. “Kami memperingatkan negara-negara regional bahwa pangkalan AS yang digunakan untuk agresi apa pun terhadap Iran adalah target yang sah,” katanya.

Menteri luar negeri Iran itu juga mengatakan, “Kami berkomitmen untuk membina hubungan yang berkelanjutan dan konstruktif dengan Arab Saudi.”

Dia mengatakan Iran telah mencapai keuntungan strategis dalam beberapa bulan terakhir. Menlu menekankan struktur keamanan kawasan harus dibangun oleh negara-negaranya sendiri tanpa campur tangan asing.

Sementara itu, dalam wawancara dengan Al Mayadeen TV, Araghchi mengatakan kehadiran pangkalan militer AS telah menjadi “sumber ketidakstabilan” di kawasan itu.

Ia juga membahas perkembangan domestik dan internasional yang terkait dengan perang baru-baru ini, dengan mengatakan kepemimpinan Iran tetap hadir di lapangan dan menikmati dukungan domestik yang luas.

Araghchi mengatakan kepemimpinan Iran sebelumnya telah menekankan untuk tetap dekat dengan rakyat dan berbagi risiko apa pun yang dihadapi negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved