Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:06 WIB
loading...
Negara Tetangga Indonesia...
Negara tetangga Indonesia ini gabung Aliansi 40 negara untuk misi Pasca-perang di Selat Hormuz. Foto/X/@WarshipCam
A A A
TEHERAN - Menteri Pertahanan Australia Richard Marles berbicara dengan rekan-rekannya dari lebih dari 40 negara, menegaskan kembali dukungan diplomatik, ekonomi, dan militer kolektif untuk kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz.

Marles mengatakan Australia akan mendukung misi militer multinasional yang “independen dan sepenuhnya defensif” untuk memastikan navigasi bebas di selat tersebut, yang akan dipimpin oleh Inggris dan Prancis.

Australia akan menyumbangkan pesawat pengintai E-7A Wedgetail mereka untuk misi tersebut.

“Kami ingin melihat konflik ini berakhir, Selat Hormuz terbuka dan kebebasan navigasi dilanjutkan. Semakin lama konflik ini berlangsung, semakin signifikan dampaknya terhadap Australia,” katanya dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.



Sebelumnya, menteri pertahanan Jepang hadir dalam pembicaraan untuk mengamankan Hormuz pasca-perang, tetapi tidak memberikan komitmen. Pertemuan lebih dari 40 menteri pertahanan yang membahas rencana pasca-perang untuk memastikan jalur aman melalui Selat Hormuz. Misi militer multinasional akan dipimpin oleh Inggris dan Prancis.

Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi berpartisipasi dalam pertemuan tersebut dan menggambarkan jalur air strategis itu sebagai "barang publik internasional". Ia menyerukan agar stabilitas di selat tersebut dipulihkan sesegera mungkin.

Koizumi mengatakan bahwa agar misi multinasional berhasil, penting untuk adanya "gencatan senjata berkelanjutan antara AS dan Iran", komunikasi dengan Iran mengenai misi tersebut, dan "pengurangan ancaman di tingkat operasional".

Koizumi juga menjelaskan bahwa partisipasinya dalam pembicaraan tersebut tidak "menyiratkan partisipasi Jepang dalam misi multinasional".

Sementara itu, lebih dari 40 negara diperkirakan akan bergabung dalam pertemuan virtual para menteri pertahanan, yang dipimpin bersama oleh Menteri Pertahanan Inggris John Healey dan menteri Prancis Catherine Vautrin, dalam apa yang digambarkan London sebagai pertemuan tingkat menteri pertama untuk misi multinasional yang direncanakan.

Pembicaraan ini berlangsung pada saat yang genting bagi kawasan tersebut. Meskipun gencatan senjata antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah meredakan kekhawatiran akan eskalasi segera, ketegangan terus membara dan lalu lintas maritim melalui Selat Hormuz tetap sangat terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved