Penulis Harry Potter Dukung Salman Rusdie, JK Rowling Diancam Dibunuh

Senin, 15 Agustus 2022 - 16:26 WIB
loading...
Penulis Harry Potter...
Penulis novel Harry Potter JK Rowling. Foto/REUTERS
A A A
EDINBURGH - Kepolisian Skotlandia sedang menyelidiki ancaman pembunuhan terhadap penulis novel Harry Potter JK Rowling atas dukungannya terhadap novelis Salman Rushdie yang ditikam pada Jumat.

Pihak berwenang mengungkapkan perkembangan itu pada Senin (15/8/2022).

Bereaksi terhadap serangan terhadap Salman Rushdie itu, Rowling mentweet, “Berita mengerikan. Merasa sangat sakit sekarang. Semoga dia baik-baik saja.”

Baca juga: Selandia Baru Kirim 120 Tentara ke Inggris untuk Latih 800 Prajurit Ukraina

Seorang pengguna menulis sebagai tanggapan, "Jangan khawatir Anda berikutnya." Tanggapan itu dianggap sebagai ancaman pembunuhan terhadap Rowling.

Rowling membagikan pesan itu dan akun yang mengancamnya segera ditangguhkan dan postingannya dihapus.

Penulis Harry Potter meyakinkan para pengikutnya, berterima kasih kepada mereka atas dukungan mereka, dengan mengatakan, "Polisi terlibat (sudah menangani ancaman lain)."

Baca juga: Profil ASSC, Pasukan Elite Taiwan yang Siap Perang Melawan China

"Kami telah menerima laporan tentang ancaman online dan petugas sedang melakukan penyelidikan," ujar seorang juru bicara kepolisian.

Salman Rushdie, penulis warga Inggris-Amerika Serikat (AS) kelahiran India ditikam pada Jumat di Negara Bagian New York saat dia bersiap memberikan kuliah.

Kemungkinan motif serangan itu adalah novelnya tahun 1988 yang berjudul “The Satanic Verses”, yang dikutuk beberapa Muslim karena diduga menghina Islam dan kitab sucinya, Alquran.

Pada tahun 1989, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengeluarkan fatwa yang menyerukan kematian Rushdie.

Meski Iran secara resmi mencabut dekrit ini, satu yayasan keagamaan Iran masih memberikan hadiah USD3,3 juta untuk kepala penulis pada tahun 2012.

Tersangka penikaman adalah Hadi Matar, berumur 24 tahun, warga New Jersey. Menurut temuan awal, Matar “bersimpati terhadap ekstremisme Syiah dan Iran.”

Menurut keluarga Rushdie, penulis itu sekarang pulih dari luka-lukanya di rumah sakit dan telah melepas ventilator.

Rushdie dirawat karena luka-luka termasuk tiga luka tusuk di lehernya, empat luka tusuk di perutnya, dan luka di mata kanan dan dada. Akibatnya, sang novelis bisa kehilangan mata kanannya.

JK Rowling bukan satu-satunya figur publik terkemuka yang mengutuk serangan itu dan menawarkan dukungan kepada Salman Rushdie.

Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson mengecam penusukan itu.

Stephen King, penulis terkenal lainnya, menyatakan harapan Rushdie baik-baik saja.

Antara lain, yang mengirim pesan dukungan, adalah Neil Gaiman, penulis Inggris, serta Ian McEwan dan Arundhati Roy, keduanya penulis pemenang Booker Prize.

Di masa lalu, Rowling telah dikritik karena sikapnya terhadap orang-orang transgender. Dia, khususnya, menentang penggunaan frasa "orang yang sedang menstruasi" sebagai ganti kata "wanita."

Ini tidak cocok dengan aktivis hak transgender, yang memposting foto rumahnya di Edinburgh di Twitter awal tahun ini.

Pada saat itu polisi menolak untuk mengambil tindakan terhadap dugaan “doxxing”, dengan mengatakan tidak ada kriminalitas yang ditetapkan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyerang Salman Rushdie...
Penyerang Salman Rushdie Dijatuhi Hukuman 25 Tahun Penjara
Terungkap, Ini Detail...
Terungkap, Ini Detail Serangan yang Nyaris Tewaskan Novelis Ayat-ayat Setan Salman Rushdie
4 Fakta Rusia Mengebom...
4 Fakta Rusia Mengebom Kastil Harry Potter di Ukraina
Salman Rushdie Kecam...
Salman Rushdie Kecam Para Penerbit Buku atas Penyensoran Karya Lama
Salman Rushdie Terbitkan...
Salman Rushdie Terbitkan Kutipan Novel Baru, 4 Bulan setelah Penikaman
Tawarkan Rp51,3 Miliar...
Tawarkan Rp51,3 Miliar untuk Habisi Salman Rushdie, Yayasan Iran Disanksi AS
Pemeran Serial Harry...
Pemeran Serial Harry Potter Diumumkan, John Lithgow Jadi Dumbledore
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Pangeran William Lindungi...
Pangeran William Lindungi Putri Charlotte Agar Tak Bernasib seperti Harry
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved