Selandia Baru Kirim 120 Tentara ke Inggris untuk Latih 800 Prajurit Ukraina

Senin, 15 Agustus 2022 - 15:55 WIB
loading...
Selandia Baru Kirim...
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memeriksa pasukan saat upacara di Admiralty House, Sydney, Australia, 2 Maret 2018. REUTERS/Dean Lewins
A A A
WELLINGTON - Selandia Baru mengirim 120 personel militer ke Inggris untuk membantu melatih warga Ukraina dalam pertempuran garis depan.

Kabar tersebut diungkapkan pemerintah Selandia Baru pada Senin (15/8/2022).

Pengerahan itu akan memungkinkan dua tim pelatihan infanteri untuk membekali personel Ukraina dengan keterampilan inti agar efektif dalam pertempuran, termasuk penanganan senjata, pertolongan pertama pertempuran, hukum operasional, dan keterampilan lainnya.

“Pelatihan sekitar 800 tentara Ukraina akan dilakukan secara eksklusif di salah satu dari empat lokasi di Inggris, dan personel pertahanan Selandia Baru tidak akan melakukan perjalanan ke Ukraina,” ungkap pernyataan pemerintah Selandia Baru.



“Kami telah menjelaskan bahwa serangan terang-terangan terhadap kedaulatan suatu negara dan hilangnya nyawa tak berdosa berikutnya adalah salah dan tidak dapat ditoleransi. Kecaman kami akan terus meluas melampaui kata-kata dan termasuk dukungan kritis,” ujar Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern saat konferensi pers untuk mengumumkan penempatan tersebut.

Dia menekankan, pasukan Selandia Baru belum dan tidak akan terlibat dalam pertempuran di Ukraina.

Tiga puluh personel pertahanan Selandia Baru menyelesaikan pengerahan pada Mei untuk melatih personel militer Ukraina dalam mengoperasikan artileri.



Pengerahan pelatihan adalah bagian dari serangkaian tindakan dalam menanggapi invasi Rusia pada 24 Februari di tetangga selatannya.

Selandia Baru telah mengucurkan lebih dari USD25,70 juta dalam bentuk dukungan keuangan dan sanksi terhadap 840 individu dan entitas Rusia.

Rusia menyebut intervensinya di Ukraina sebagai “operasi khusus” untuk mendemiliterisasi negara tetangganya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
Jurnalis Cantik Rusia...
Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
Polandia Akui Amunisinya...
Polandia Akui Amunisinya Hanya Cukup Bertahan 2 Minggu Jika Perang Melawan Rusia
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
Sekutu Ukraina Minta...
Sekutu Ukraina Minta Indonesia Ikut Kerahkan Pasukan, Ini Respons RI
Awas Perang Dunia III,...
Awas Perang Dunia III, Bos NATO Warning Keras Putin: Jika Rusia Serang Sekutu, Maka...
Presiden Zelensky Tuding...
Presiden Zelensky Tuding Rusia Memanipulasi Perjanjian Gencatan Senjata di Arab Saudi
Kumpulkan Kekuatan Militer...
Kumpulkan Kekuatan Militer dan Pesawat Pembom di Diego Garcia, AS Diduga Bersiap Serang Iran
Karnaval Maut di Nigeria:...
Karnaval Maut di Nigeria: Jumlah Anak yang Tewas Jadi 35, 8 Lainnya Luka Parah
Rekomendasi
Jaksa KPK Jawab Tudingan...
Jaksa KPK Jawab Tudingan Ada Unsur Politik di Kasus Hasto Kristiyanto
MNCTV Hadirkan Berkah...
MNCTV Hadirkan Berkah Cinta Lebaran, Program Spesial yang Menyentuh Hati Keluarga Indonesia
Pemudik Padati Tol Cipali,...
Pemudik Padati Tol Cipali, Polisi Siapkan One Way dari KM 72-188
Berita Terkini
Ganasnya Kebakaran Terbesar...
Ganasnya Kebakaran Terbesar Korsel: 26 Orang Tewas, Helikopter Pemadam Malah Jatuh
46 menit yang lalu
Wanita Ini Manjakan...
Wanita Ini Manjakan Selingkuhannya dengan Barang Mewah, Sementara Suaminya Hidup Hemat
2 jam yang lalu
Sekutu NATO Menyesal...
Sekutu NATO Menyesal Beli Jet Tempur Siluman F-35 AS, Ini Alasan Sebenarnya
2 jam yang lalu
Jurnalis Cantik Rusia...
Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
3 jam yang lalu
Hamas: Sandera Akan...
Hamas: Sandera Akan Pulang dalam Peti Mati Jika Israel Coba Membebaskan dengan Paksa
4 jam yang lalu
Polandia Akui Amunisinya...
Polandia Akui Amunisinya Hanya Cukup Bertahan 2 Minggu Jika Perang Melawan Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved