Sekjen Liga Dunia Muslim: Serangan terhadap Salman Rushdie Tak Diterima oleh Islam

Selasa, 23 Agustus 2022 - 08:10 WIB
loading...
Sekjen Liga Dunia Muslim:...
Sekretaris Jenderal Liga Dunia Muslim Muhammad bin Abdul Karim al-Issa sebut serangan terhadap Salman Rushdie merupakan kejahatan yang tak diterima oleh Islam. Foto/Twitter via Al Arabiya
A A A
RIMINI - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Liga Dunia Muslim (MWL) Muhammad bin Abdul Karim al-Issa mengatakan bahwa serangan terhadap novelis terkenal Salman Rushdie di New York adalah kejahatan yang tidak diterima oleh Islam.

Rushdie, novelis asal India tapi sudah menjadi warga negara Inggris, merupakan penulis novel "The Satanic Verses" atau "Ayat-Ayat Setan". Dia difatwa mati oleh pemimpin revolusi Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini 33 tahun silam karena novelnya itu dianggap menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW.

“Islam menentang kekerasan dan tidak pernah bisa mengakui metode kekerasan apa pun," kata al-Issa dalam wawancaranya dengan Arab News yang dilansir Senin (22/8/2022).

Dia memberikan wawancara di sela-sela konferensi dialog antaragama di Rimini, Italia.

Baca juga: Penikam Salman Rushdie: Dia Menyerang Islam

"Isu-isu agama dan intelektual, termasuk ungkapan-ungkapan yang mungkin dibaca secara keseluruhan atau sebagian sebagai ofensif, tidak akan pernah bisa ditangani dengan cara-cara kekerasan ini,” lanjut al-Issa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved