Salman Rushdie Kecam Para Penerbit Buku atas Penyensoran Karya Lama

Rabu, 17 Mei 2023 - 14:01 WIB
loading...
Salman Rushdie Kecam...
Penulis Inggris Salman Rushdie. Foto/REUTERS
A A A
LONDON - Penulis Inggris Salman Rushdie mengecam penerbit yang mengubah buku-buku lama dengan tujuan melindungi pembaca modern agar tidak tersinggung.

Dia berargumen pembaca yang terlalu sensitif selalu dapat memilih sesuatu yang lain.

Rushdie membahas masalah ini pada Senin malam (15/5/2023) saat menerima British Book Award yang bergengsi untuk Freedom to Publish.

Dalam pidato penerimaannya di televisi, yang dia sampaikan melalui tautan video dari New York, penulis membunyikan alarm atas apa yang dia anggap sebagai penerimaan penyensoran yang semakin meningkat di negara-negara Barat.

Di Amerika Serikat (AS), katanya, dia mencatat “serangan luar biasa terhadap perpustakaan dan buku untuk anak-anak di sekolah, serangan terhadap gagasan tentang perpustakaan itu sendiri.”



Anggota parlemen konservatif di beberapa negara bagian Amerika telah berusaha menghapus dari perpustakaan sekolah buku-buku yang mereka anggap tidak pantas untuk anak di bawah umur, karena menggambarkan hubungan seksual dan konten dewasa lainnya.

“Saya harus mengatakan bahwa juga mengkhawatirkan melihat penerbit mencari, bagaimana saya harus meletakkan ini, merampok karya orang-orang seperti Roald Dahl dan Ian Flemming,” ujar Rushdie.

"Saya harus mengatakan gagasan bahwa James Bond dapat dibuat benar secara politis hampir lucu," papar dia.

Buku-buku dari kedua penulis telah disensor untuk edisi baru mereka untuk menghilangkan bahasa yang dianggap ofensif.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Kehilangan...
Bagaimana Iran Kehilangan Bahrain?
Kebakaran Besar Bikin...
Kebakaran Besar Bikin Bandara Heathrow Inggris Tutup, Jadwal Penerbangan Global Kacau
Mereka yang Menolak...
Mereka yang Menolak Lupa Jadi Korban Tes Bom Nuklir AS dan Inggris...
5 Negara Eropa Musuh...
5 Negara Eropa Musuh Bebuyutan Rusia, Nomor 3 dan Terakhir Pemilik Hulu Ledak Nuklir
Robohkan Firewall Besar...
Robohkan Firewall Besar China, Aktivis Wuhan Cari Suaka ke Belanda
Cucu Pendiri Israel...
Cucu Pendiri Israel Winston Churchill Desak Inggris Akui Negara Palestina
Pertama Kalinya, Australia...
Pertama Kalinya, Australia Singkirkan Gambar Raja Charles dari Uang Kertas 5 Dolar
Kumpulkan Kekuatan Militer...
Kumpulkan Kekuatan Militer dan Pesawat Pembom di Diego Garcia, AS Diduga Bersiap Serang Iran
Lagi, Majalah The Atlantic...
Lagi, Majalah The Atlantic Bongkar Rencana AS Serang Yaman termasuk Pesawat yang Digunakan
Rekomendasi
Ada Demo Tolak UU TNI...
Ada Demo Tolak UU TNI di Depan DPR Hari Ini, 1.824 Personel Gabungan Dikerahkan
Yeonjun TXT Terluka...
Yeonjun TXT Terluka saat Manggung, dari Mulutnya Keluar Darah
Surat At Takatsur Ayat...
Surat At Takatsur Ayat 1-8 Latin Saja, Lengkap dengan Keutamaan dan Kandungannya
Berita Terkini
Jurnalis Cantik Rusia...
Jurnalis Cantik Rusia Tewas di Medan Perang usai Meledek Ukraina sebagai Negara 404
15 menit yang lalu
Hamas: Sandera Akan...
Hamas: Sandera Akan Pulang dalam Peti Mati Jika Israel Coba Membebaskan dengan Paksa
1 jam yang lalu
Polandia Akui Amunisinya...
Polandia Akui Amunisinya Hanya Cukup Bertahan 2 Minggu Jika Perang Melawan Rusia
1 jam yang lalu
Pesawat Air France Terbang...
Pesawat Air France Terbang ke Karibia Putar Balik Hanya karena Penumpang Kehilangan Ponsel
2 jam yang lalu
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur Unjuk Kekuatan di Dekat Sekutu Rusia
2 jam yang lalu
Sekutu Ukraina Minta...
Sekutu Ukraina Minta Indonesia Ikut Kerahkan Pasukan, Ini Respons RI
3 jam yang lalu
Infografis
14 Negara Menentang...
14 Negara Menentang Diakhirinya Pendudukan Israel atas Palestina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved