Siapa Hossam Nasr dan Abdo Mohamed? Mantan Staf Microsoft yang Tuding Bill Gates Mendukung Genosida di Gaza

Minggu, 20 April 2025 - 04:40 WIB
loading...
Siapa Hossam Nasr dan...
Hossam Nasr dan Abdo Mohamed menuding Bill Gates mendukung genosida di Gaza. Foto/Anadolu
A A A
WASHINGTON - Hossam Nasr dan Abdo Mohamed, dua mantan karyawan Microsoft yang dipecat pada tahun 2024 karena mengorganisir acara peringatan untuk mendukung warga Palestina menuduh perusahaan tersebut terlibat dalam genosida Israel di Gaza dan apartheid sistemik di Tepi Barat.

Siapa Hossam Nasr dan Abdo Mohamed? Mantan Staf Microsoft yang Tuding Bill Gates Mendukung Genosida di Gaza

1. Israel Gunakan Teknologi Microsoft untuk Menyerang Warga Gaza

Hossam Nasr, seorang insinyur perangkat lunak, dan Abdo Mohamed, seorang ilmuwan data, mengatakan kepada Anadolu bahwa layanan teknologi Microsoft, termasuk komputasi awan, kecerdasan buatan (AI), penerjemahan, dan penyimpanan data, telah menjadi alat penting yang digunakan oleh militer Israel untuk mengintensifkan operasinya terhadap warga Palestina.

Nasr mengatakan kampanye “No Azure for Apartheid”, yang mereka dirikan bersama, terinspirasi oleh upaya sebelumnya di perusahaan teknologi lain.

“Kampanye itu dimulai saat bom dijatuhkan di kepala anak-anak Palestina di Gaza setelah peristiwa Sheikh Jarrah pada tahun 2021,” katanya.

“Kami mengambil inspirasi dari rekan-rekan kami di Google dan Amazon… untuk meluncurkan kampanye kami sendiri di Microsoft pada tahun 2024,” katanya.

Tuntutan utama mereka, jelasnya, adalah memutuskan kemitraan Microsoft yang mendukung operasi militer.

“Tidak cukup lagi hanya menghadiri rapat dengan para eksekutif atau menulis email,” kata Nasr.

“Sangat penting bagi kami… untuk berhenti memberikan kontribusi material dan bermitra secara material terhadap genosida saudara-saudari kami di Palestina,” tegasnya.

2. Microsoft Menyediakanan Berbagai Layanana Teknologi untuk Militer Israel

Menurut Nasr, Microsoft menyediakan layanan cloud, kemampuan AI, penerjemahan, dan penyimpanan data untuk militer Israel, dan “mereka menggunakan layanan penerjemahan Microsoft untuk menerjemahkan data yang mereka kumpulkan tentang warga Palestina dari bahasa Arab ke bahasa Ibrani.”

“Kemudian mereka memasukkannya ke dalam jaringan sistem penargetan AI yang membantu menentukan lokasi pengeboman di Gaza dan membantu Israel mengklasifikasikan warga Palestina yang tidak bersalah sebagai teroris,” katanya, mengutip laporan yang menunjukkan peningkatan 200 kali lipat dalam penggunaan alat AI Microsoft oleh Israel antara Oktober 2023 dan Maret 2024.

“Penggunaan penyimpanan cloud mereka meningkat menjadi 13,6 petabyte,” tambahnya.

“Microsoft Azure juga menjadi tuan rumah bank target untuk militer Israel,” katanya, seraya mencatat: “Microsoft Azure menjadi tuan rumah pencatatan sipil penduduk Palestina.”

“Sistem ini memungkinkan Israel untuk mempercepat dan memperburuk genosida di Gaza ke tingkat yang tak terduga,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved