Sejarah Ukraina Serahkan 5.000 Senjata Nuklir ke Rusia di Tahun 1994
Rabu, 10 Agustus 2022 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Karena dokumen tersebut merupakan perjanjian yang ditandatangani di tingkat tertinggi oleh kepala negara. Sehingga implikasinya haruslah membuat Ukraina tidak akan dibiarkan berdiri sendiri bila menghadapi ancaman.
Lalu apakah Rusia melanggar perjanjian? ternyata Negeri Tirai Besi ini punya alasan tersendiri terkait perjanjian tersebut.
Melansir dari npr.org, pertemuan para penandatangan memorandum yang disebut oleh Ukraina itu terjadi di Paris. Dan menteri luar negeri Federasi Rusia, Sergey Lavrov, yang berada di Paris pada saat itu sama sekali tidak muncul. Bahkan dia mengatakan tidak akan datang ke pertemuan sehubungan dengan memorandum itu.
Saat ini Ukraina tidak memiliki alat yang bisa digunakan untuk memproduksi nuklir. Analis Barat menyatakan suasana Ukraina saat ini cenderung meromantisasi masa lalu atom.
Mariana Budjeryn, spesialis Ukraina di Universitas Harvard mengungkapkan "Kami memiliki senjata lalu menyerahkannya dan sekarang lihat apa yang terjadi". Penyesalan besar kini telah menghantui Ukraina yang telah mendapat ketidak adilan.
Banyak memang yang menyesalkan kejadian ini namun nasi sudah menjadi bubur. Kini segalanya harus dilalui dan menjadikan masa lalu sebagai pelajaran yang berharga.
Sumber:
https://www.npr.org/2022/02/21/1082124528/ukraine-russia-putin-invasion
https://www.nytimes.com/2022/02/05/science/ukraine-nuclear-weapons.html
Lalu apakah Rusia melanggar perjanjian? ternyata Negeri Tirai Besi ini punya alasan tersendiri terkait perjanjian tersebut.
Melansir dari npr.org, pertemuan para penandatangan memorandum yang disebut oleh Ukraina itu terjadi di Paris. Dan menteri luar negeri Federasi Rusia, Sergey Lavrov, yang berada di Paris pada saat itu sama sekali tidak muncul. Bahkan dia mengatakan tidak akan datang ke pertemuan sehubungan dengan memorandum itu.
Saat ini Ukraina tidak memiliki alat yang bisa digunakan untuk memproduksi nuklir. Analis Barat menyatakan suasana Ukraina saat ini cenderung meromantisasi masa lalu atom.
Mariana Budjeryn, spesialis Ukraina di Universitas Harvard mengungkapkan "Kami memiliki senjata lalu menyerahkannya dan sekarang lihat apa yang terjadi". Penyesalan besar kini telah menghantui Ukraina yang telah mendapat ketidak adilan.
Banyak memang yang menyesalkan kejadian ini namun nasi sudah menjadi bubur. Kini segalanya harus dilalui dan menjadikan masa lalu sebagai pelajaran yang berharga.
Sumber:
https://www.npr.org/2022/02/21/1082124528/ukraine-russia-putin-invasion
https://www.nytimes.com/2022/02/05/science/ukraine-nuclear-weapons.html
(esn)
Lihat Juga :