Kelompok Teroris Beraksi di Mali, 66 Orang tewas
Jum'at, 29 Juli 2022 - 01:15 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
DOUALA - Sedikitnya 66 orang tewas dalam serangan teroris di beberapa kota di Mali , Rabu (27/7/2022). Menurut militer Mali, salah satu kelompok penyerang berbasis di negara tetangga.
"Angkatan Bersenjata Mali (FAMa) menangkis serangan teroris yang menargetkan posisi di Savare, Sokolo dan Kalumba, Rabu pagi. Respons, dilakukan dengan energi dan profesionalisme, telah memungkinkan para penyerang untuk diarahkan dan dikejar," ujar Kolonel Souleymane Dembele, Direktur Informasi dan Humas militer Mali, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Baca: Tentara Mali Tewaskan 203 Anggota Milisi dalam Operasi Militer
Sebuah laporan tentang pertempuran menunjukkan 54 tewas, termasuk 6 tentara. Sementara 25 tentara dilaporkan terluka, termasuk lima yang mengalami luka serius, di Sokolo di wilayah Segou di selatan-tengah Mali, di mana tanggapan terkoordinasi diatur terhadap para penyerang, yang diarahkan.
Sumber yang sama juga melaporkan 12 orang tewas "di pihak yang bersahabat," termasuk tiga warga sipil dari perusahaan konstruksi jalan, menyusul serangan teroris yang "ditolak dengan keras" di Kalumba di wilayah Nara dekat perbatasan Mauritania.
"Angkatan Bersenjata Mali (FAMa) menangkis serangan teroris yang menargetkan posisi di Savare, Sokolo dan Kalumba, Rabu pagi. Respons, dilakukan dengan energi dan profesionalisme, telah memungkinkan para penyerang untuk diarahkan dan dikejar," ujar Kolonel Souleymane Dembele, Direktur Informasi dan Humas militer Mali, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Baca: Tentara Mali Tewaskan 203 Anggota Milisi dalam Operasi Militer
Sebuah laporan tentang pertempuran menunjukkan 54 tewas, termasuk 6 tentara. Sementara 25 tentara dilaporkan terluka, termasuk lima yang mengalami luka serius, di Sokolo di wilayah Segou di selatan-tengah Mali, di mana tanggapan terkoordinasi diatur terhadap para penyerang, yang diarahkan.
Sumber yang sama juga melaporkan 12 orang tewas "di pihak yang bersahabat," termasuk tiga warga sipil dari perusahaan konstruksi jalan, menyusul serangan teroris yang "ditolak dengan keras" di Kalumba di wilayah Nara dekat perbatasan Mauritania.
Lihat Juga :