Kelompok Teroris Beraksi di Mali, 66 Orang tewas
Jum'at, 29 Juli 2022 - 01:15 WIB
loading...
A
A
A
Penyisiran dan penilaian serangan itu masih berlangsung, menurut otoritas militer. "Pengejaran udara memungkinkan untuk menyerang pangkalan logistik teroris di bawah naungan vegetasi di sekitarnya, sehingga mengurangi potensi musuh," tambah Dembele.
Baca: 2 Penjaga Perdamaian PBB Tewas Terkena Ledakan Bom di Mali
Di sisi Mopti tengah, upaya penyusupan menargetkan salah satu pos pemeriksaan kamp militer serta instalasi Angkatan Udara tanpa hasil karena gerakan mencurigakan dapat ditangkal oleh FAMa. Serangan tersebut merupakan bagian dari serangkaian serangan yang menargetkan pos tentara Mali baru-baru ini.
Sebelumnya pada 21 Juli, tiga tentara dan tiga teroris tewas dalam serangan kompleks simultan di beberapa lokasi. Keesokan harinya, satu tentara dan tujuh teroris tewas dalam serangan bom mobil di fasilitas Direktorat Material, Hidrokarbon dan Transportasi Angkatan Bersenjata (DMHTA) di Kati dekat ibukota Bamako.
Serangan tersebut mengkonfirmasi sinyal dan petunjuk yang sebelumnya terdeteksi dan diidentifikasi oleh dinas yang kompeten dan mewujudkan penderitaan kelompok teroris bersenjata di Mali, menurut staf militer.
Baca: 2 Penjaga Perdamaian PBB Tewas Terkena Ledakan Bom di Mali
Di sisi Mopti tengah, upaya penyusupan menargetkan salah satu pos pemeriksaan kamp militer serta instalasi Angkatan Udara tanpa hasil karena gerakan mencurigakan dapat ditangkal oleh FAMa. Serangan tersebut merupakan bagian dari serangkaian serangan yang menargetkan pos tentara Mali baru-baru ini.
Sebelumnya pada 21 Juli, tiga tentara dan tiga teroris tewas dalam serangan kompleks simultan di beberapa lokasi. Keesokan harinya, satu tentara dan tujuh teroris tewas dalam serangan bom mobil di fasilitas Direktorat Material, Hidrokarbon dan Transportasi Angkatan Bersenjata (DMHTA) di Kati dekat ibukota Bamako.
Serangan tersebut mengkonfirmasi sinyal dan petunjuk yang sebelumnya terdeteksi dan diidentifikasi oleh dinas yang kompeten dan mewujudkan penderitaan kelompok teroris bersenjata di Mali, menurut staf militer.
Lihat Juga :