Pilih Netral, Swiss Tolak Rawat Warga Ukraina yang Terluka
Selasa, 19 Juli 2022 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Media Swiss melaporkan di bawah Konvensi Jenewa yang diratifikasi oleh Bern, negara netral mungkin memperlakukan tentara yang ambil bagian dalam konflik antara negara ketiga tetapi kemudian harus memastikan mereka tidak dapat lagi mengambil bagian dalam tindakan perang.
"Jika tidak, negara seperti itu akan kehilangan status netralnya," laporan media Swiss menjelaskan.
Menurut surat kabar Swiss Blick, Bern berpotensi memenjarakan tentara Ukraina yang dirawatnya. "Pilihan lain adalah meminta Moskow untuk mengizinkan tentara yang pulih kembali ke Ukraina," tambah surat kabar itu.
Perlakuan terhadap warga sipil ternyata sama bermasalahnya dengan pihak berwenang Swiss dalam keadaan saat ini, menurut media negara itu.
Baca juga: Presiden Belarusia Tuding Barat Sedang Bersiap Serang Rusia
Direktur Direktorat Konsuler Departemen Luar Negeri Swiss, Johannes Matyassy, mengatakan kepada wartawan bahwa hampir tidak mungkin untuk membedakan antara warga sipil dan tentara ketika menyangkut Ukraina modern karena banyak warga sipil di Ukraina telah mengangkat senjata.
"Jika tidak, negara seperti itu akan kehilangan status netralnya," laporan media Swiss menjelaskan.
Menurut surat kabar Swiss Blick, Bern berpotensi memenjarakan tentara Ukraina yang dirawatnya. "Pilihan lain adalah meminta Moskow untuk mengizinkan tentara yang pulih kembali ke Ukraina," tambah surat kabar itu.
Perlakuan terhadap warga sipil ternyata sama bermasalahnya dengan pihak berwenang Swiss dalam keadaan saat ini, menurut media negara itu.
Baca juga: Presiden Belarusia Tuding Barat Sedang Bersiap Serang Rusia
Direktur Direktorat Konsuler Departemen Luar Negeri Swiss, Johannes Matyassy, mengatakan kepada wartawan bahwa hampir tidak mungkin untuk membedakan antara warga sipil dan tentara ketika menyangkut Ukraina modern karena banyak warga sipil di Ukraina telah mengangkat senjata.
Lihat Juga :