Separatis Ukraina Siap Eksekusi Tentara Asing, Termasuk Asal Inggris
Kamis, 14 Juli 2022 - 05:19 WIB
loading...
A
A
A
Tiga orang yang berjuang untuk Ukraina dan ditangkap di Donbass dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung DPR pada 9 Juni sebagai tentara bayaran dan mengambil bagian dalam "agresi bersenjata Ukraina," mencoba untuk menggulingkan pemerintah DPR.
Ketiganya – dua warga Inggris dan satu warga Maroko – telah mengajukan banding. Menteri Kehakiman DPR Yury Sirovatenko mengatakan pada 12 Juli bahwa pengadilan dapat memutuskan banding mereka pada akhir bulan. Banding terakhir diajukan pada 4 Juli oleh warga negara Inggris Aiden Aslin. DPR mencabut moratorium hukuman mati pada 12 Juli.
Baca juga: Anggota Parlemen Ukraina Dukung Kemerdekaan Republik Chechnya Ichkeria
Para tentara asing itu menyerah kepada pasukan Rusia dan DPR di atau dekat Mariupol, kota pelabuhan yang diklaim DPR sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya. London menuntut agar warganya diperlakukan sebagai tawanan perang di bawah Konvensi Jenewa.
Ketiganya – dua warga Inggris dan satu warga Maroko – telah mengajukan banding. Menteri Kehakiman DPR Yury Sirovatenko mengatakan pada 12 Juli bahwa pengadilan dapat memutuskan banding mereka pada akhir bulan. Banding terakhir diajukan pada 4 Juli oleh warga negara Inggris Aiden Aslin. DPR mencabut moratorium hukuman mati pada 12 Juli.
Baca juga: Anggota Parlemen Ukraina Dukung Kemerdekaan Republik Chechnya Ichkeria
Para tentara asing itu menyerah kepada pasukan Rusia dan DPR di atau dekat Mariupol, kota pelabuhan yang diklaim DPR sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya. London menuntut agar warganya diperlakukan sebagai tawanan perang di bawah Konvensi Jenewa.
(ian)
Lihat Juga :