Partai Jerman Tuntut Sabu Gratis untuk Pecandu

Kamis, 14 Juli 2022 - 00:07 WIB
loading...
A A A
Jerman mulai mengizinkan penggunaan ganja untuk tujuan medis pada tahun 2017, dan awal tahun ini memulai proses legalisasi obat untuk tujuan rekreasional. Namun barang itu akan tetap terlarang untuk anak-anak dan remaja, tetapi calon pengusaha ganja Jerman khawatir bahwa birokrasi yang berlebihan dan pajak yang berlebihan dapat membuat eksperimen gagal, mendorong konsumen kembali ke legalisasi pemasok gelap yang dimaksudkan untuk dihilangkan.

Belum ada negara Eropa yang sepenuhnya melegalkan ganja rekreasi, meskipun Belanda terkenal menjual ganja di 'kedai kopi', dan Spanyol serta Portugal telah mendekriminalisasi obat tersebut. Portugal juga telah mengizinkan ganja untuk penggunaan medis sejak 2018.

Mengenai obat-obatan yang lebih keras, Partai Kiri Jerman mungkin mengambil isyarat dari Portugal, yang mendekriminalisasi kepemilikan semua narkotika pada tahun 2000. Sementara penjualan obat-obatan tetap ilegal, jumlah kekerasan terkait narkoba telah menurun secara signifikan di negara itu, dan para pecandu didorong untuk mencari bantuan daripada dipenjara. Dua dekade setelah melewati langkah kontroversial, Portugal membanggakan tingkat kematian terkait narkoba lima kali lebih rendah dari rata-rata negara Uni Eropa lain, setengah pecandu heroin seperti pada tahun 1999, dan tingkat penularan HIV yang telah turun dengan faktor 18.

Sebuah studi tahun 2019 terhadap air limbah 70 kota di Eropa mengungkapkan bahwa Jerman adalah ibu kota sabu di Eropa. Tiga kota dengan pengguna terberat – Erfurt, Chemnitz, dan Dresden – semuanya ditemukan di Jerman, diikuti oleh Bratislava di Slovakia dan Brno di Republik Ceko. Sementara itu, kota Saarbrucken di Jerman ditemukan memiliki tingkat tertinggi penggunaan amfetamin, stimulan yang terkait erat dengan sabu.

Baca juga: Pasukan Khusus Inggris Diduga Keras Bunuh Puluhan Tahanan Afghanistan

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved