Rusia Klaim Hancurkan Peluncur Rudal Harpoon Buatan AS di Ukraina

Rabu, 13 Juli 2022 - 05:48 WIB
loading...
Rusia Klaim Hancurkan...
Rusia klaim hancurkan peluncur rudal harpoon buatan AS di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Militer Rusia mengatakan telah menghancurkan lebih banyak senjata buatan Amerika Serikat (AS) di Ukraina . Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan beberapa unit rudal anti-kapal Harpoon menjadi sasaran serangan rudal Iskander yang diluncurkan dari darat di Wilayah Odessa.

Laporan tersebut mengidentifikasi lokasi tersebut berada di dekat desa Berezan, sekitar 20 km barat laut kota pelabuhan Odessa. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang serangan itu seperti dilansir dari Russia Today, Rabu (13/7/2022).

Pekan lalu, Rusia mengklaim telah menghancurkan dua sistem rudal Harpoon di dekat desa Liman di wilayah yang sama dengan serangan rudal yang diluncurkan dari laut.

Baca juga: Uni Eropa Setujui Bantuan Keuangan Rp15 Triliun untuk Ukraina

Harpoon adalah sistem rudal anti kapal buatan Boeing. Beberapa negara Barat telah memasoknya ke Ukraina. Para pejabat di Kiev mengklaim bahwa senjata itu adalah pengubah pertempuran untuk keseimbangan kekuatan militer di Laut Hitam.

Beberapa memuji ancaman yang ditimbulkan oleh senjata Barat, termasuk Harpoon, atas keputusan Rusia untuk menarik diri dari Pulau Ular dua minggu lalu. Namun Moskow mengatakan itu adalah isyarat dari niat baik yang dimaksudkan untuk melawan tuduhan Ukraina bahwa Rusia memblokir ekspor biji-bijian dari negara itu.

Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, dengan alasan kegagalan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberi wilayah Donetsk dan Lugansk status khusus di dalam negara Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
Daftar Lengkap Hasil...
Daftar Lengkap Hasil Final Piala Dunia dari 1930 hingga 2026 Beserta Skornya
Rekomendasi
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Liburan Pertama Alyssa...
Liburan Pertama Alyssa Daguise Bareng Baby Soleil ke Bali, Potretnya Bikin Gemas
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved