3 Tokoh India yang Pernah Menghina Agama Islam, Nomor 2 Serukan Genosida

Sabtu, 09 Juli 2022 - 07:20 WIB
loading...
3 Tokoh India yang Pernah...
3 Tokoh India yang Pernah Menghina Agama Islam, Nomor 2 Serukan Genosida. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada tiga tokoh India yang diketahui pernah menghina agama Islam . Dengan mayoritas penduduk beragama Hindu, India kerap dituding memiliki praktik Islamophobia .

Praktik Islamophobia ini pada keberlanjutannya bisa memunculkan kekerasan dan diskriminasi terhadap umat muslim. Ironisnya, terkadang hal-hal seperti ini justru didukung oleh para pemangku jabatan di negara terkait. Berikut beberapa tokoh India yang pernah menghina Agama Islam.

Baca: Tawarkan Hadiah untuk Kepala Nupur Sharma, Ulama Keturunan Nabi Ditangkap di India

1. Pooja Shakun Pandey
Pooja Shakun Pandey merupakan pemimpin umat Hindu Mahasabha. Dikutip dari situs The Wire, Jumat (8/07/2022), Pandey pernah membuat pernyataan kontroversial tentang umat Islam.

Pada 5 Juni 2022, dia menandatangani sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden Ram Nath Kovind. Dia meminta presiden mengambil tindakan terhadap sholat Jumat yang menurutnya dianggap sebagai ‘Jamaah anti-Hindu’.

Salah satu bagian suratnya berbunyi: “Jumat bukanlah hari untuk sholat. Sebaliknya, ini adalah hari terorisme.”

Dalam riwayatnya, Pandey memang dikenal sebagai anti-muslim. Dia juga turut hadir dalam penghasutan umat Hindu untuk melakukan genosida pada muslim.

Baca: MA India Salahkan Nupur Sharma soal Nabi Muhammad: Lidahnya Telah Membakar Negara

2. Biksu Giri
Yati Narsinghanand Giri merupakan seorang pendukung kelompok nasionalis sayap kanan di India. Dia juga diketahui sebagai kepala sebuah biara Hindu. Dalam riwayatnya, biksu ini pernah membuat ujaran kebencian kepada agama Islam.

Dikutip dari situs Dawn, Jum’at (8/07/2022), pada Desember 2021, Biksu Giri bersama pemuka agama lain meminta umat Hindu di India mempersenjatai diri untuk melakukan genosida terhadap umat Muslim.

Dalam sejarahnya, negara bagian Uttarakhand dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi. Dia adalah nasionalis Hindu dari Partai Bharatiya Janata. Naiknya parpol ini ke kekuasaan pada 2014 dan 2019 telah menyebabkan diskriminasi pada umat muslim dan minoritas lainnya.

Seperti yang diketahui, umat Muslim di India mencapai 14 persen dari 1,4 miliar jumlah penduduk Seruan genosida tersebut disambut kemarahan publik, termasuk dari para aktivis Hak Asasi Manusia.

Hasilnya, Biksu Giri telah ditangkap dan diadili di Pengadilan Kota Haridwar. Dia didakwa sebagai provokator permusuhan antar kelompok yang berbeda agama. Jika melihat dari aturan yang berlaku, dia bisa terkena hukuman lima tahun penjara.

Baca: India Memanas, Warga Hindu Dipenggal karena Dukung Penghina Nabi Muhammad

3. Nupur Sharma
Terbaru, ada Nupur Sharma yang sempat menghina agama Islam. Bedanya, kali ini dia menghina Nabi Muhammad. Dikutip dari situs WION, Sharma merupakan seorang juru bicara partai BJP.

Pada sebuah debat yang dilakukan di televisi, dia terindikasi melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Hal ini memicu kegemparan umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali negara-negara Islam.

Salah satunya adalah Kuwait yang memanggil Duta Besar India, Sibi George untuk meminta penjelasan terkait hal tersebut. Lebih lanjut, akhirnya Nupur Sharma dijatuhi hukuman berupa skors dari Partai Bharatiya Janata (BJP).

Referensi:
-https://www.dawn.com/news/1670053
-https://thewire.in/communalism/pooja-shakun-pandey-namaz-ban-history-anti-muslim-hate-speech
-https://www.wionews.com/india-news/remarks-over-prophet-muhammad-result-in-diplomatic-row-between-india-and-gulf-countries-485737
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi...
AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir
Rekomendasi
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved