Geger! Hacker Klaim Curi 1 Miliar Data Penduduk China, Dijual Seharga 10 Bitcoin

Selasa, 05 Juli 2022 - 11:10 WIB
loading...
A A A
Kendra Schaefer, mitra di perusahaan konsultan Trivium China, mengatakan pelanggaran itu akan buruk, karena sejumlah alasan jika terbukti otentik.

"Yang paling jelas, ini akan menjadi salah satu pelanggaran terbesar dan terburuk dalam sejarah," tulis Schaefer di Twitter.
"Dua, Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi China baru keluar akhir tahun lalu. Undang-undang itu mengharuskan badan pemerintah melindungi informasi warga, yang jika sumbernya memang MPS (Ministry of Public Security/Kementerian Keamanan Publik), MPS gagal melakukannya."

Schaefer berbagi informasi bahwa data juga diduga berisi perincian tentang file kasus anak di bawah umur, membuat pelanggaran itu juga merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak di Bawah Umur.

"Akan terkejut jika mereka juga tidak memuat file tentang selebriti dan pejabat kecil," tulisnya.

Salah satu alasan pelanggaran tersebut mungkin mengandung begitu banyak informasi adalah bahwa polisi Shanghai akan memiliki akses ke sistem berbagi data nasional, yang menyediakan akses ke lebih banyak informasi daripada yang seharusnya dimiliki oleh otoritas kepolisian regional.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Infografis
10 Negara dengan Penduduk...
10 Negara dengan Penduduk Terpintar, Indonesia Ranking Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved