Otoritas Kesehatan Afrika: Penyebaran Cacar Monyet Sudah Jadi Keadaan Darurat

Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:59 WIB
loading...
Otoritas Kesehatan Afrika:...
Otoritas Kesehatan Afrika: Penyebaran Cacar Monyet Sudah Jadi Keadaan Darurat. FOTO/Reuters
A A A
HARARE - Otoritas kesehatan di Afrika mengatakan, mereka memperlakukan wabah cacar monyet yang meluas di sana sebagai keadaan darurat. Mereka juga menyerukan negara-negara kaya untuk berbagi pasokan vaksin dunia yang terbatas dalam upaya untuk menghindari masalah ekuitas mencolok yang terlihat selama pandemi COVID-19.

Cacar monyet telah membuat orang sakit di beberapa bagian Afrika tengah dan barat selama beberapa dekade. Namun, kurangnya diagnosis laboratorium dan pengawasan yang lemah menyebabkan banyak kasus tidak terdeteksi di seluruh benua.

Baca: Cacar Monyet Bisa Menyebabkan Komplikasi, Salah Satunya Infeksi Paru

Hingga saat ini, negara-negara di Afrika telah melaporkan lebih dari 1.800 kasus yang dicurigai sepanjang tahun ini, termasuk lebih dari 70 kematian. Tetapi, hanya 109 yang telah dikonfirmasi di laboratorium.

“Wabah khusus ini bagi kami berarti keadaan darurat,” kata Ahmed Ogwell, Direktur Pelaksana Pusat Pengendalian Penyakit Afrika, seperti dikutip dari AP.

“Kami ingin dapat mengatasi cacar monyet sebagai keadaan darurat sekarang, sehingga tidak menyebabkan lebih banyak rasa sakit dan penderitaan,” katanya.

Baca: Ada 3.200 Kasus, WHO Belum Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Buaya 4,5 Meter Ini...
Buaya 4,5 Meter Ini Dievakuasi dengan Helikopter, Ada Tubuh Manusia di Dalam Perutnya
Wabah Hantavirus Serang...
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Tewas
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Dilanda Kebakaran Hebat,...
Dilanda Kebakaran Hebat, Israel Umumkan Keadaan Darurat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved