Boris Johnson: Putin Tak Akan Mulai Perang Jika Dia Seorang Wanita

Rabu, 29 Juni 2022 - 23:25 WIB
loading...
Boris Johnson: Putin...
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan memulai perang jika dia seorang wanita. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
BERLIN - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak akan memulai perang di Ukraina jika dia seorang wanita, dengan menyebut "maskulinitas beracun" sebagai kekuatan pendorong untuk meluncurkan invasi Rusia.

"Jika Putin adalah seorang wanita, yang jelas bukan dia, tetapi jika dia, saya benar-benar tidak berpikir dia akan memulai perang invasi dan kekerasan yang gila dan macho seperti yang dia lakukan," kata Johnson kepada outlet media Jerman setelah KTT G7 di Jerman selatan.

"Jika Anda menginginkan contoh sempurna dari maskulinitas beracun, itulah yang dia lakukan di Ukraina," imbuhnya seperti dikutip dari USA Today, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Putin: AS Miliki 200 Amunisi Taktis Nuklir di 6 Negara NATO

Komentar Johnson datang ketika para pemimpin Barat berkumpul di KTT G7 tiga hari di Schloss Elmau, Jerman. Negara-negara sekutu terus meningkatkan biaya ekonomi dan politik untuk Putin dan rezimnya.

Johnson mencatat dalam wawancara: "Tentu saja orang ingin perang berakhir, tetapi tidak ada kesepakatan yang tersedia. Putin tidak menawarkan perdamaian."

Menurut BBC pengeluaran pertahanan Inggris diproyeksikan mencapai 2,3% dari pendapatan tahunannya sebagai bagian dari dukungan militer untuk Ukraina. Johnson akan meminta negara-negara lain pada pertemuan puncak NATO di Madrid untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dan memperkuat kehadiran militer Inggris yang kuat di Estonia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Kontroversial! Parlemen...
Kontroversial! Parlemen Israel Setujui Tahap Awal RUU Pembatasan Azan
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Tuchel Kritik FIFA,...
Tuchel Kritik FIFA, Timnas Inggris Dipaksa Lawan Meksiko dalam Kondisi Tak Menguntungkan
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Kisah Mikail Fajar,...
Kisah Mikail Fajar, Siswa SMK dengan Bakat Seni yang Berhasil Tembus ITB Lewat SNBP 2026
Berita Terkini
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Jenazah Ali Khamenei...
Jenazah Ali Khamenei Tiba di Masjid Agung Mosalla di Teheran
Tiru Adegan TV, Istri...
Tiru Adegan TV, Istri Isap Racun dari Tangan Suami yang Digigit Kobra, Malah Ikut Keracunan
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved