46 Mayat Ditemukan dalam Truk, Gubernur Texas Salahkan Biden
Selasa, 28 Juni 2022 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan ditutupnya perbatasan seketat sekarang bagi para migran dari Meksiko, Guatemala, Honduras, dan El Salvador, orang-orang didorong ke rute yang semakin berbahaya. Penyelundupan truk adalah jalan ke atas,” tulisnya.
Sebanyak 46 migran telah ditemukan tewas di dalam sebuah truk di Texas dalam suhu mendekati 38 derajat Celcius.
"Para migran yang dicurigai berada di sebuah truk yang tampaknya tidak memiliki AC atau air dan panas saat disentuh," ungkap kepala pemadam kebakaran San Antonio Charles Hood kepada wartawan.
Para petugas mengatakan mereka menemukan "tumpukan mayat" di dalam kendaraan, yang dekat dengan jalur kereta api di daerah terpencil di pinggiran selatan kota.
Selanjutnya 16 orang, termasuk empat anak, dibawa ke rumah sakit karena serangan panas dan kelelahan. Tidak ada anak-anak di antara korban tewas.
Baca juga: AS Beli Senjata Canggih untuk Ukraina, Rusia Patut Waspada
"Itu adalah traktor-trailer berpendingin tetapi tidak ada unit AC yang berfungsi di rig itu," kata Hood.
"Kita tidak seharusnya membuka truk dan melihat tumpukan mayat. Tidak ada yang datang bekerja untuk itu," imbuhnya.
Sebanyak 46 migran telah ditemukan tewas di dalam sebuah truk di Texas dalam suhu mendekati 38 derajat Celcius.
"Para migran yang dicurigai berada di sebuah truk yang tampaknya tidak memiliki AC atau air dan panas saat disentuh," ungkap kepala pemadam kebakaran San Antonio Charles Hood kepada wartawan.
Para petugas mengatakan mereka menemukan "tumpukan mayat" di dalam kendaraan, yang dekat dengan jalur kereta api di daerah terpencil di pinggiran selatan kota.
Selanjutnya 16 orang, termasuk empat anak, dibawa ke rumah sakit karena serangan panas dan kelelahan. Tidak ada anak-anak di antara korban tewas.
Baca juga: AS Beli Senjata Canggih untuk Ukraina, Rusia Patut Waspada
"Itu adalah traktor-trailer berpendingin tetapi tidak ada unit AC yang berfungsi di rig itu," kata Hood.
"Kita tidak seharusnya membuka truk dan melihat tumpukan mayat. Tidak ada yang datang bekerja untuk itu," imbuhnya.
Lihat Juga :